Ada Jembatan Jokowi di Muara Gombong Bekasi

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jokowi bagikan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) di Garut. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)
zoom-in-whitePerbesar
Jokowi bagikan bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) di Garut. (Foto: Dok. Biro Pers Setpres)

Sebuah jembatan yang dibangun di kecamatan Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat diberi nama Jokowi. Jembatan yang melintang di atas Sungai Citarum itu sudah dikerjakan sejak sekitar enam bulan lalu.

Jembatan itu menggantikan jembatan gantung yang tidak dapat dilintasi mobil. Saat dikonfirmasi, Jokowi sendiri mengaku tidak keberatan namanya digunakan untuk menamai sebuah jembatan.

"Ya kalau jembatan kecil-kecil gitu nggak apa apa. Saya yang bagian kecil kecil sajalah, yang penting mobil sudah bisa cukuplah," kata Presiden Jokowi usai meninjau program penyambungan listrik gratis di Kabupaten Bekasi, Rabu (30/1).

Jembatan Jokowi sekaligus menjawab keluhan masyarakat tentang buruknya akses Bekasi-Jakarta padahal jaraknya hanya 13 km. Capres petahana ini menyebut jembatan itu sebagai jembatan produksi karena menghubungkan lokasi produksi udang dengan tempat lain.

Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan menuju lokasi panen raya udang di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019).   (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama.)
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan menuju lokasi panen raya udang di Muara Gembong, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (30/1/2019). (Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/ama.)

"Tempat-tempat produksi seperti ini harus diperhatikan sehingga untuk menjual produk seperti udang, ikan dan produk yang lain, bisa lebih cepat sehingga lebih fresh, lebih segar," lanjut Jokowi.

Ia berharap dengan adanya jembatan Jokowi ini membantu memudahkan produsen memasarkan produk dan juga mereduksi biaya penjualan.

"Jangan sampai di sana ada produksi udang yang sangat melimpah seperti itu tapi mobil nggak bisa masuk. Lha ini yang sering terjadi, infrastruktur nggak siap padahal produksi siap sehingga menyebabkan produk ini menjadi mahal karena aksesnya nggak ada, harus muter muter ke mana mana," jelasnya.

Download aplikasi kumparan di App Store atau di Play Store untuk mendapatkan berita terkini dan terlengkap.