Ada Karnaval Sound Horeg, Pemdes di Kab Malang Minta Lansia dan Bayi Mengungsi
·waktu baca 2 menit

Beredar surat pemberitahuan dari Pemerintah Desa (Pemdes) Donowarih, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, meminta warganya mengungsi karena ada karnaval yang menggunakan sound horeg.
Dalam surat pemberitahuan tersebut, dijelaskan kegiatan karnaval itu dalam rangka Bersih Dusun Karangjuwet yang digelar di sepanjang Jalan Raya Karangjuwet, Rabu, 23 Juli 2025 sejak pukul 16.30 WIB-selesai.
Berikut isi imbauan dari surat pemberitahuan tersebut :
"Sehubungan dengan hal tersebut, dengan ini kami mengimbau kepada seluruh warga dusun khususnya warga yang tinggal di sekitar jalan raya, bagi yang memiliki bayi atau anak kecil dan anggota keluarga yang sedang sakit atau lansia, agar dapat menjaga jarak atau mengamankan sementara dari lokasi kegiatan demi kenyamanan bersama dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat sound system yang digunakan cukup keras (sound horeg). Atas perhatiannya disampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya."
Sekretaris Desa (Sekdes) Donowarih, Ary Widya Hartono, membenarkan adanya surat pemberitahuan itu.
"Benar dan tepat itu surat pemberitahuan dari desa saya," ujar Ary, Rabu (23/7).
Ary mengaku bahwa kegiatan itu telah mendapatkan izin dari pihak kepolisian dan telah dipresentasikan secara langsung saat meminta izin.
"Ini kan ritual setiap dua tahunan menyelenggarakan selamatan. Penyelenggaraan ini ya swadaya masyarakat. Saya sudah presentasi dan kasih testimoni ke kepolisian dan saya bisa yakinkan, seperti surat ini sebagai tindakan preventif kami," ucapnya.
Ary memastikan bahwa warganya tidak ada yang menolak adanya kegiatan, maupun surat pemberitahuan itu.
"Sangat mendukung. Malah ada satu RT itu yang mengeluarkan mobil hias. Ini bukti bahwa nggak semua harus sound horeg ditolak dan tidak kami paksa," ujarnya.
Ia juga menyebut ada sejumlah warga yang telah mengungsi selama kegiatan itu berlangsung.
"Sudah mengungsi, mereka ke tempat saudaranya atau ke rumah belakang. Kalau sound horeg ada 11 yang tampil," katanya.
