Ada Pemodal di Balik Kaburnya Tahanan Narkoba Bareskrim

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penangkapan napi yang kabur. (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Penangkapan napi yang kabur. (Foto: Mustaqim Amna/kumparan)

Peristiwa kaburnya tujuh orang tahanan kasus narkoba yang ditangani Bareskrim Polri ternyata bukan aksi nekat semata. Para tahanan yang melarikan diri itu sudah memilki modal untuk bertahan dalam pelarian.

Direktur Narkoba Bareskrim, Brigjen Eko Daniyanto menyebut modal para tahanan untuk melarikan diri masuk ketika seorang dari mereka yang bernama Cai Changpan alias Antoni dijenguk istrinya. Dalam kunjungan yang berlangsung satu pekan sebelum penjebolan penjara, sang istri memberikan uang sebesar Rp 800.000 kepada suaminya.

Uang tersebut, jelas Eko, dipakai para tahanan untuk menyewa kendaraan. Sebelumnya mereka sempat lari dari Cawang, Jakarta Timur hingga kawasan Kalibata, Jakarta Selatan dan memecah diri menjadi dua kelompok. Lima orang menuju Jawa Barat, sisanya kabur ke arah Jakarta.

"Uang inilah untuk melarikan diri. Sewa angkot dari Kalibata ke Cibinong. Lalu sewa angkot lagi ke Sentul baru travel," kata Eko di kantornya, Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (30/1).

Para tahanan itu akhirnya menetap di suatu rumah daerah Sukabumi, Jawa Barat. Karena biaya kaburnya telah habis, mereka menginap di sebuah rumah milik ketua RT setempat yang juga kerabat seorang tahanan.

Eko menuturkan, saat mereka menetap di rumah RT bernama Azizul, polisi sempat datang dan menangkap satu orang. Empat lainnya ditangkap beberapa hari setelahnya.

Dalam proses penangkapan tahanan di Sukabumi, Eko mengatakan ada satu orang yang melawan, sehingga harus ditembak. Tahanan yang bernama Amiruddin itu tidak bertahan dan tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Selain ada tahanan yang ditangkap kembali, Eko juga menyatakan satu tahanan menyerahkan diri. Artinya, saat ini, tinggal satu tahanan bernama Antoni yang belum tertangkap. Eko optimis anak buahnya akan menangkap Antoni dalam beberapa hari ke depan.

video youtube embed