Ada Tarif Integrasi, 15 Kelompok Ini Gratis Naik TransJ, MRT, LRT Jakarta

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Foto udara jembatan layang (skybridge) penghubung Stasiun MRT Asean dan Halte Transjakarta CSW di Jakarta, Rabu (11/8).  Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Foto udara jembatan layang (skybridge) penghubung Stasiun MRT Asean dan Halte Transjakarta CSW di Jakarta, Rabu (11/8). Foto: Hafidz Mubarak A/ANTARA FOTO

Komisi B DPRD DKI Jakarta memberi rekomendasi atas usulan Pemprov DKI soal tarif integrasi 3 moda transportasi, yakni Rp 10 ribu. Selain itu, ada penetapan tarif gratis untuk 15 kelompok masyarakat.

"Kita juga memperluas ruang manfaat untuk 15 golongan yang selama ini baru bisa diterapkan di Transjakarta. Nah dengan integrasi tarif ini ke-15 golongan itu bisa menikmati pula secara gratis di LRT dan MRT," kata Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo usai rapat dengan Komisi B DPRD DKI, Jakarta, Selasa (7/6).

Suasana Skybridge (Jembatan Penghubung) integrasi Stasiun LRT (Light Rail Transit) Velodrome dan halte bus Transjakarta Pemuda di Rawamangun, Jakarta Timur. Foto: ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah

Berikut daftar kelompoknya:

1. PNS DKI Jakarta dan pensiunan PNS

2. Tenaga kontrak DKI Jakarta

3. Penerima KJP A

4. Karyawan swasta tertentu A

5. Penghuni rumah susun

6. KTP Kepulauan Seribu

7. Penerima Raskin

8. Anggota tni-polri

9. Veteran

10. Penyandang disabilitas

11. Lansia

12. PAUD

13. Jumantik

14. Tim penggerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK)

15. Penjaga rumah ibadah

kumparan post embed

Integrasi tarif ini dilakukan untuk memberi kemudahan bagi warga pengguna transportasi umum. Dengan begitu, upaya memindahkan warga dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum bisa lebih meningkat dengan tarif integrasi maksimal Rp 10 ribu ini.

Sistem ini sudah masuk dalam tahap akhir. Diharapkan tarif integrasi akan berlaku pada akhir Juni 2022.