Ade Armando soal Video Azan Maghrib Ganjar: Kampanye Secara Terang-terangan

11 September 2023 22:05 WIB
·
waktu baca 2 menit
Ade Armando gabung PSI. Foto: YouTube/PSI
ADVERTISEMENT
Politikus PSI, Ade Armando, berpandangan video azan maghrib menampilkan bacapres Ganjar Pranowo yang disiarkan di televisi MNC Group merupakan kampanye terselubung. Menurutnya, seharusnya azan tidak menampilkan sosok tertentu.
ADVERTISEMENT
"Itu kan jelas kalau Anda mau sebutnya kampanye terselubung, kalau saya sih menganggap itu kampanye terang-terangan, ya. Bahwasanya enggak punya masalah kok kalau Pak Ganjar mau digambarkan sebagai sosok religius," kata Ade di Rumah Relawan Prabowo, Jakarta Barat, Senin (11/9).
"Paling yang saya tahu beliau memang religius ya, tapi jangan muncul di azan karena aturannya spesifik di dalam azan tidak boleh ada iklan, itu yang menurut saya bermasalah," imbuhnya.
Ia menjelaskan dalam aturan UU Penyiaran ada keharusan bahwa siaran televisi harus menunjukkan netralitas.
"Kedua adalah aturan KPI sendiri mengatakan bahwa di dalam sebuah, dalam siaran azan tidak boleh ada iklan, tidak boleh ada iklan ya apalagi iklan politik, orang bisa saja mengatakan bahwa tampilnya Ganjar di sana bukanlah iklan tapi apa sih itu kan mengada-ada ya, itu pasti iklan namanya," ucap eks dosen UI itu.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menangis saat berpamitan dengan rakyat Jawa Tengah di acara 'Pesta Rakyat Terima Kasih Jawa Tengah' di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang pada Selasa (5/9/2023) sore. Foto: Dok. Istimewa
Dia pun berharap agar seluruh stasiun televisi taat terhadap aturan. Ade juga mendorong Prabowo Subianto dan Anies Baswedan membuat video azan serupa jika video azan Ganjar tidak ditindak.
ADVERTISEMENT
"Jadi saya sih berharap semua pihak terutama stasiun TV yang saya anggap bermasalah stasiun TV harusnya tau kok aturan itu yang mengatakan Anda tidak boleh menggunakan jam siaran Anda untuk kepentingan politik Anda, anda itu harus bersikap netral kepada semua calon presiden," ucapnya.
"Jadi kalau misal dia buat ada Ganjar muncul di azan harus juga atau sebaiknya Prabowo muncul di azan, ada juga Anies muncul di azan, kl itu fair, adil," tutup Ade.