Ade Komarudin Dorong Munaslub untuk Akhiri Krisis Golkar

Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan ketetlibatan dalam kasus korupsi e-KTP. Beberapa pihak termasuk Mantan Ketum Golkar Jusuf Kalla pun mendesak pergantian ketua umum lewat Munaslub.
Politikus Golkar yang juga Mantan Ketua DPR, Ade Komarudin, ikut menanggapi keadaan yang kini dialami partai berlambang beringin tersebut. Akom, sapaan akrab Ade, ini ikut merasa prihatin atas kondisi Golkar saat ini.
"Saya prihatin ya, Partai Golkar, partai saya sudah cukup agak lama mengalami musibah terus menerus dan belum berhenti sampai hari ini," kata Akom di Medan, Sumatera Utara, Minggu (19/11).
"(Namun) tentu saja semua anggota Golkar semua kader Golkar akan bisa menyelesaikannya dengan baik di masa yang akan datang," ucapnya.
Ia juga tak menampik akan ada rencana Golkar untuk mengadakan munaslub untuk pergantian ketum.
"Saya tidak pada posisi untuk bagaimana mengadakan munaslub atau tidak. Tetapi semua pimpinan daerah tingkat satu se-Indonesia pasti dapat menyadarinya bahwa keadaan ini sudah sangat memprihatinkan dan harus ada jalan keluar yang dilakukan secara konstitusional seperti itu ya," jelas Akom.
Mantan Ketum Golkar ini mengatakan bahwa munaslub merupakan satu satunya jalan konstitusional Partai untuk menjawab krisis kepemimpinan Golkar saat ini, terlebih saat kondisi Partai sat ini amatlah memprihatinkan.
"Partai Golkar punya mekanisme jalan yang secara konstitusional (yang) dapat memberikan jalan keluar bila keadaannya sangat memprihatinkan," pungkasnya.
