Adik Ahok: Vero dan Julianto Tio Sudah Berhubungan Selama 7 Tahun

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memantapkan diri untuk menggugat cerai istrinya, Veronica Tan. Ahok meyakini, Vero memiliki seorang teman dekat, yang disebutnya sebagai 'good friend'.
Pernyataan Ahok diperkuat oleh adiknya, Fify Lety Indah Purnama. Good Friend itu bernama Julianto Tio, seorang pengusaha swasta. Fify menyebut, hubungan Vero dan Tio sudah terjadi bertahun-tahun, sebelum Ahok dijebloskan ke penjara atas kasus penodaan agama pada 2016.
"Kami terpaksa memberikan penjelasan kalau kejadian yang sebenarnya sudah berlangsung hampir tujuh tahun, bahwa pak Ahok secara pribadi atau Nicholas (Nicholas Sean, putra Ahok), secara pribadi sudah pernah mendatangi Julianto Tio itu, si Akhwa (panggilan Tio, -red) itu," ujar Vero usai mewakili Ahok di sidang perdana gugatan cerai Ahok di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rabu (31/1).

Fify dengan tegas membantah kasus ini berhubungan dengan politik. Dia juga menjelaskan penyebab Ahok yang baru memutuskan untuk menggugat cerai, kendati sudah mengetahui hubungan keduanya.
"Justru karena lagi sulit-sulitnya makanya terpaksa (baru diungkap). Justru ketika orang tidak sulit tidak akan terpaksa seperti ini. Mediasi sudah dilakukan selama bertahun-tahun ya, dan ini keputusan sulit apalagi di Kekristenan sebetulnya perceraian itu tidak disarankan begitu, dan kita sudah berusaha, dari keluarga dari pendeta Hamba Tuhan dan Pak Ahok melalui pergumulan yang panjang dan Ibu Vero juga," kata Fifi.
"Siapa yang tega mempolitisasikan perceraian dalam kehidupan beliau dan kalau berpolitik itu sudah lewat. Jadi tuduhan seperti itu muncul, juga ada tuduhan soal harta dan segala macam," sambungnya.
Fifi menuturkan, selama tujuh tahun itu, Ahok dan Nicholas sudah berbicara dengan Tio, dan memintanya untuk menjauhi Vero. Namun, permohonan Ahok dan putranya tak didengarkan.
"Tapi dengan sombongnya Julianto itu menolak bahkan dia terus menerus menghubungi ibu Veronica, sehingga Ibu Vero terus menerus berhubungan dengan beliau. Tapi itu semua terjadi beberapa tahun sudah ada kejadian itu, sudah diminta tolong untuk tidak berhubungan lagi tetapi tetap dijalankan," ujarnya.
Fifi menyebut, gugatan perceraian ini sebagai puncak kesabaran Ahok selama tujuh tahun, atas kesalahan Veronica yang berulang. Puncaknya, Vero kembali berhubungan dengan Tio, saat Ahok sedang mendekam di penjara pada November 2017. Kini, Ahok betul-betul merelakan Vero.
"Bapak (Ahok) juga enggak tahan ya, sudah berulang-ulang, apalagi kondisi beliau di penjara, terpaksa mengambil keputusannya lebih baik cerai, kalau memang Julianto Tio betul-betul menginginkan Ibu Vero, silakan sekarang, enggak yang larang lagi. Dan untuk Julianto Tio, berhentilah mengganggu, sekarang kamu bebas," ujarnya.

"Ibu Vero sudah berjanji tidak akan berhubungan lagi dengan pria ini, pria ini sudah ditelepon dikasih tahu 'jangan berhubungan lagi dengan saya (Vero)', tapi pria ini tidak melepaskan Ibu Vero, sehingga mereka berhubungan lagi, ketahuan lagi, berhubungan lagi, berulang-ulang terus. Terakhir adalah Pak Ahok berada di penjara ketahuannya di bulan November kemarin, jadi sudah susah sekali untuk disambung lagi karena sudah berkali-kali," ungkap Fifi.
Perselisihan Ahok dan Veronica terjadi sejak 2010. Dia menceraikan Veronica dengan mengajukan permohonan ke PN Jakarta Utara pada 5 Januari 2018. Surat itu sudah terdaftar dengan No.10/Pdt.G/2018/PN.JKT.UTR.
Seharusnya, sidang perdana gugatan perceraian dilakukan pada Rabu ini. Namun, lantaran pihak Veronica tidak menghadiri persidangan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjadwalkan ulang agenda untuk penentuan mediasi pada pekan depan, Rabu (7/2).
