Agenda Paus Fransiskus Selama di Indonesia 2-6 September 2024
·waktu baca 2 menit

Paus Fransiskus bakal mengunjungi Indonesia. Paus berada di Indonesia sejak 2 hingga 6 September 2024.
Kantor Pers Takhta Suci Vatikan membeberkan agenda Paus Fransiskus selama di Indonesia. Berikut agenda kunjungan Paus di Indonesia:
Senin, 2 September 2024
Pukul 17:15 waktu setempat
Berangkat dengan pesawat dari Bandara Internasional Roma/Fiumicino menuju Jakarta.
Selasa, 3 September 2024
Pukul 11:30
Tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Rabu, 4 September 2024
Pukul 09:30
Upacara selamat datang di pelataran Istana Merdeka dilanjutkan kunjungan kehormatan kepada Presiden RI di Istana Merdeka.
Pukul 10:35
Setelah itu, akan ada pertemuan dengan kalangan pemerintahan, masyarakat sipil, dan korps diplomatik di Aula Istana Negara sekaligus Pidato Bapa Suci.
Pukul 11:30
Pertemuan pribadi secara daring dengan anggota Serikat Jesus di Kedutaan Besar Vatikan.
Pukul 16:30
Pertemuan dengan para uskup, imam, diakon, pelaku hidup bakti, seminaris dan katekis di Gereja Katedral Santa Maria Diangkat ke Surga sekaligus Pidato Bapa Suci.
Pukul 17:35
Pertemuan dengan anak muda Scholas di Grha Pemuda.
Kamis, 5 September 2024
Pukul 09:00
Menghadiri pertemuan antaragama di Masjid Istiqlal sekaligus Pidato Bapa Suci.
Pukul 10:15
Pertemuan dengan penerima manfaat organisasi amal di Kantor Pusat Konferensi Waligereja Indonesia.
Pukul 17:00
Misa Kudus di Stadion Gelora Bung Karno (Homili Bapa Suci).
Jumat, 6 September 2024
Pukul 09:15
Keberangkatan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta.
Pukul 09:45
Berangkat dengan pesawat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta ke Port Moresby
Pukul 18:50
Tiba di Bandara Internasional Port Moresby Jacksons.
Kado istimewa untuk umat Katolik
Kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik ini menurut Menag, sudah dinantikan oleh Presiden Joko Widodo. "Pada Juni 2022, saya mengantar surat undangan dari Presiden Jokowi kepada Paus Fransiskus," kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
"Alhamdulillah, setelah hampir dua tahun menunggu, Paus Fransiskus akhirnya dapat hadir di Indonesia. Ini saya kira menjadi kado istimewa juga bagi umat Katolik khususnya," imbuhnya.
Yaqut berharap, dalam kunjungannya nanti Paus Fransiskus bisa menyaksikan secara langsung keragaman dan persaudaraan antarumat beragama yang tumbuh di tengah masyarakat Indonesia.
"Indonesia mampu menjaga toleransi dan perdamaian antarpemeluk agama, termasuk ratusan umat agama lokal. Kita berharap Paus Fransiskus dapat melihat keberagaman ini di Indonesia,” sambungnya.
