Aher Tak Mau 'Ge-eR' Jadi Cawapres Prabowo: Tunggu DPP PKS-Gerindra

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur Jabar Aher konvoi kota Bandung (Foto: Ricad Saka/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur Jabar Aher konvoi kota Bandung (Foto: Ricad Saka/kumparan)

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan alias Aher disebut-sebut sebagai kandidat kuat cawapres Prabowo dari sembilan nama yang disodorkan PKS. Menanggapi hal ini, Aher tak ingin jemawa. Ia akan menunggu keputusan DPP PKS, Gerindra serta partai lain yang ingin gabung dalam koalisi.

"Yang jelas kita tunggu keputusannya karena pasti akan dibicarakan, akan disepakati di pimpinan pusat antara Gerindra, PKS dan koalisi yang lain," ujar Aher di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (7/5)

"Nanti kalau saya mengatakan iya, GR (gede rasa), kan belum," imbuh dia.

Aher menambahkan, peluang Gerindra untuk berkoalisi dengan PKS sangat besar. Hal ini terlihat dari bahasa yang ditunjukkan oleh elite PKS dan Gerindra.

"Sinyal Gerindra ke PKS sinyal yang bagus. Saya kira semua orang melihat sinyal tersebut, kuat. Terus kesepakatan capres-cawapres ditentukan, dibicarakan di tingkat pimpinan pusat, kita tunggu sajalah," jelas dia.

Ketika ditanya apakah sudah ada kesepahaman visi misi dengan Prabowo, Aher menjawab diplomatis. Menurutnya siapa pun jika memiliki visi kebangsaan pasti akan akan sepaham.

"Ya kalau kita punya visi kebangsaan kita punya visi masa depan, memajukan peradaban bangsa ini ya pasti ketemulah dengan siapapun," pungkas dia.

Ia pun sudah beberapa kali bertemu dengan Prabowo. Namun, Aher masih tutup mulut apakah pertemuannya dengan Prabowo sudah membahas secara spesifik soal Pilpres 2019.