Ahli Unhas Sebut Tulang Ikan Raksasa di Selayar Diduga Paus Biru

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2). Foto: Dok. Istimewa

Tulang belulang diduga milik ikan raksasa yang ditemukan di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, dicurigai milik paus biru atau Blue Whale. Tetapi, untuk memastikan itu harus melalui rangkaian tes DNA.

"Ada kemungkinan rangka tulang paus biru," kata Ahli Iktiologi Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Iqbal Burhanuddin kepada kumparan, Selasa (15/2).

Prof Iqbal mengaku telah melihat gambar atau foto tulang yang ditemukan tersebut. Untuk memastikan jenis ikan dari tulang tersebut harus dilakukan penelitian lebih lanjut. Sebab, kata Iqbal, untuk meneliti tulang-tulang itu sedikit rumit, karena tulang yang ditemukan tidak utuh.

"Memang butuh waktu untuk memastikan. Misalnya lebih lanjut kalau kita mau analisa sampai DNA-nya," ucap dia.

Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2). Foto: Dok. Istimewa

Namun, berdasarkan pandangan atau secara kasatmata, tulang itu milik paus biru. Namun bila betul paus biru, tulang itu tergolong kecil, karena di British Natural History Musem, tulang paus biru itu panjangya mencapai 25 meter.

"Tadinya saya pikir hiu gergaji karena ada seperti rahang bergigi. Tapi nampak di gambar ada serpihan tulang rusuk yang lebih dekat atau mirip kalau dia paus," katanya.

Iqbal meminta agar penelitian ini tak hanya dilakukan untuk memastikan jenis ikannya. Tetapi, penelitian juga dilakukan untuk memastikan asal-usul ikan tersebut. Apakah ikan ini hidup di perairan Selayar, ataukah dari perairan laut lain.

"Yang perlu juga diteliti mengenai umur tulangnya, apakah masih baru atau sudah tua. Apakah itu berasal dari perairan laut dan terbawa arus ke perairan Selayar atau memang dulu hidupnya di perairan itu," tandasnya.

Tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan pada Minggu (6/2). Foto: Dok. Istimewa

Sebelumnya, tulang belulang diduga milik ikan raksasa ditemukan di Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan. Penemuan ikan misterius yang disebut sebesar kapal pelni tersebut viral di media sosial.

Camat Pasilambena Selayar, Patta Bau, mengatakan tulang-tulang ini pertama kali ditemukan petugas Syahbandar bernama Hasan. Dia menemukan tulang berserakan di bibir Pantai Dusun Kawau, Desa Garaupa, Kecamatan Pasilambena, Minggu (6/2) lalu.

"Tulang itu ditemukan di pinggir pantai," kata Patta Bau kepada kumparan, Senin (14/2) kemarin.

Menurut Patta, salah seorang anak buah kapal (ABK) pernah melihat ikan sebesar kapal pelni sebelum temuan tulang belulang raksasa tersebut.

"Sebelumnya memang ada ABK kapal yang melihat ikan sebesar kapal pelni. Sebesar kapalnya," ungkapnya.

ABK KM Sabuk Nusantara yang tidak ingin disebut namanya, mengaku pernah melihat ikan tersebut setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4 di Larantuka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang terasa di Selayar.

"Ikan sebesar kapal pelni itu dilihat pasca-gempa. Tapi kan kita belum bisa pastikan, apakah tulang ikan ini, milik ikan besar itu yang dilihat," tandasnya.