Ahli Wabah UI Sentil Menteri Foto-foto Tak Bermasker: Edukasi Buruk, Kok Tega Ya

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pandu Riono. Foto: Dok. Pandu Riono
zoom-in-whitePerbesar
Pandu Riono. Foto: Dok. Pandu Riono

Foto-foto para menteri dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi di Bali pada 21-22 Agustus lalu ramai diperbincangkan publik. Terlihat para menteri terlihat foto bersama tanpa menjaga jarak dan tak memakai masker.

Foto-foto itu diunggah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di akun Twitter pribadinya, Jumat (21/8). Para menteri tampak berjajar mengenakan baju putih, tanpa jaga jarak dan tak pakai masker.

Hal ini sontak menuai kritik. Sebelumnya, Sekjen MUI Anwar Abbas sudah melontarkan keheranannya dengan apa yang terjadi di Bali itu.

kumparan post embed
X post embed

Hari ini giliran epidemiolog (ahli wabah) UI Pandu Riono menyampaikan pandangannya.

Ia 'menyentil' bahwa rapat tersebut bukanlah rapat mengatasi pandemi. Jadi, wajar apabila protokol kesehatan seperti bermasker dan jaga jarak tak terlihat.

"Harap maklum ini hanya Rapat Koordinasi Pemulihan Ekonomi, bukan rapat koordinasi atasi pandemi yang belum berhasil dikendalikan," kata Pandu lewat akun Twitternya yang kini beralamat di @drpriono1, Senin (24/8).

X post embed
kumparan post embed

Menurut Pandu, apa yang dilakukan para menteri itu bukanlah teladan bagi masyarakat. Padahal, saat ini kasus corona di Indonesia masih terus meningkat, lebih dari 150 ribu.

"Gagah nian gaya fotonya, tanpa masker dan tidak jaga jarak: edukasi yang buruk dan bukan teladan yang pantas disebarkan. Kok tega banget, ya," ungkap Pandu.

Namun, di sisi lain berdasarkan foto-foto rapat yang diunggah Kemendag, para menteri tampak mengenakan masker dan menjaga jarak saat rapat di dalam ruangan.

Ketika berada di luar ruangan untuk konferensi pers dan foto bersama, mereka melepas masker.

X post embed

Melepas masker untuk keperluan foto bersama beberapa kali terlihat diposting oleh para elite bangsa, seperti di bawah ini:

kumparan post embed

Di satu sisi, dokter Reisa yang didapuk pemerintah untuk turut mengkampanyekan protokol corona, selalu menekankan pentingnya memakai masker bagi masyarakat umum. Misalnya saat antre di ATM atau belanja di pasar.

"Jangan lupa kalau kita lagi asyik tawar-menawar jangan sampai buka masker," ujar Raisa (23/8).

kumparan post embed

Presiden Jokowi juga telah mengeluarkan Inpres terkait penggunaan masker yang benar, seperti berita di bawah ini:

kumparan post embed