Ahmad Luthfi Siap Lepas Jabatan Kapolda bila Maju Pilgub Jateng

Kapolda Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan siap mundur dari jabatannya jika ia maju di Pilgub Jateng 2024 mendatang. Nama Ahmad Luthfi masuk ke bursa calon gubernur yang ikut digodok di tingkat petinggi partai-partai anggota Koalisi Indonesia Maju (KIM).
"Yho jelas dong [bakal mundur dari Kapolda Jateng jika maju Pilkada 2024]," kata Ahmad Luthfi di Tribrata, Kebayoran Baru, Senin (24/6).
Luthfi belum mengungkapkan kapan dia akan memutuskan mundur. Sebab, Luthfi mengaku belum menjalin komunikasi dengan partai politik lain.
"Belum, belum [ada komunikasi dengan parpol]," tuturnya.
Namun untuk saat ini, Luthfi mengaku masih fokus berdinas di jabatannya. Meski ia tak masalah untuk maju jika memang itu merupakan aspirasi masyarakat.
"Kita masih dinas ya. Kalau memang itu aspirasi masyarakat yang masyarakat menilai. Tapi selama ini saya masih dinas ya kita melaksanakan kegiatan dinas ya," ungkap Luthfi.
Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada, tepatnya Pasal 7 Ayat 2, ada aturan soal anggota TNI/Polri aktif harus mundur jika ingin maju di Pilkada 2024. Hal serupa juga berlaku bagi ASN hingga kepala desa.
Lutfhi saat ini jadi salah satu sosok yang banyak digadang oleh partai politik saat ini. Misalnya, Golkar, Gerindra, PAN.
Bahkan, sejumlah spanduk dan baliho berfoto Luthfi sudah bertebaran di berbagai lokasi. Salah satunya, sudah bersanding dengan eks wagub Jateng, Taj Yasin, atau Gus Yasin.
Gus Yasin merupakan wagub era Ganjar dan anak dari almarhum KH Maimoen Zubair.
