Ahok Hapus 'Ganyang Cina' di Video Keberagaman

Calon Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mempublikasikan ulang video kampanye bertema keberagaman di akun media sosialnya. Dalam video yang baru itu, tidak ada cuplikan spanduk 'Ganyang Cina' yang belakangan menuai kontroversi.
Video itu diunggah Ahok lewat akun Twitternya @basuki_btp, Rabu (12/4), dini hari tadi. Video yang semula 2 menit, kini hanya 31 detik.
Dalam video yang baru dipublikasikan, tidak ada cuplikan sekelompok orang bersorban dengan spanduk 'Ganyang Cina'. Video yang ada saat ini langsung pada bagian pemain bola yang akan bertanding.
Ahok juga mempublikasikan video barunya itu di akun Instagramnya @basukibtp.
Meski sudah menghapus bagian 'Ganyang Cina', namun video versi lengkapnya sudah terlanjur dipublikasikan orang lain di Youtube. Dalam versi lengkap itu, pada awal video ada sekelompok orang yang berdemo dan mengancam ibu dan anak di dalam mobil.

Juru Bicara Tim Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, menjelaskan video itu sebetulnya bercerita tentang anak yang berhasil melalui intimidasi di tengah keberagaman. Ada yang berhasil menjadi penjinak bom hingga atlet.
Baca: Timses Ahok: Spanduk 'Ganyang Cina' Itu Asli Ada
Video dalam versi lengkap juga, disebut Toni, benar pernah terjadi saat sekelompok orang berdemo dengan spanduk 'Ganyang Cina'. Namun video kadung dianggap provokasi bagi sebagian orang.
Baca: Aa Gym Minta Penegak Hukum Bertindak Atas Video Iklan Ahok-Djarot
