Ahok Tutup Kolom Komentar di Dua Postingan Instagram

Cagub DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), tampaknya ingin lebih berhati-hati dalam penggunaan media sosial. Belakangan ada dua postingan atau konten di Instagram @basukibtp yang ditutup kolom komentarnya oleh Ahok.
Seperti dilihat Rabu (12/4), postingan pertama adalah pertemuan Ahok dan Djarot bersama PBNU. Semula ada 5.412 komentar, namun kolom itu ditutup.
Padahal wakilnya, Djarot Saiful Hidayat, yang juga mempublikasikan pertemuan itu di Instagram @djarotsaifulhidayat, tidak menutup kolom komentar. Ada 261 komentar di akun Djarot itu.
Apakah postingan itu menuai kritikan sehingga Ahok tutup komentar? Di postingan Djarot, memang ada beberapa yang protes atas sikap NU mendukung Ahok-Djarot, tapi tak sedikit yang mendukung.
Postingan kedua di Instagram Ahok adalah video kampanye bertema keberagaman Ahok-Djarot, yang sebelumnya menuai kontroversi. Dalam video versi sekarang, tidak ada cuplikan sekelompok orang berpeci dan sorban dengan latar spanduk 'Ganyang Cina'. Padahal di postingan itu sebelumnya ada 272 komentar.
Baca: Penjelasan Timses soal Video Ahok-Djarot yang Tuai Kontroversi
Untuk diketahui, akun media sosial Ahok seluruhnya dikelola oleh tim, namun atas sepengetahuan Ahok.
Juru Bicara Tim Ahok-Djarot, Raja Juli Antoni, tak mengetahui pasti alasan Ahok menutup kolom komentar untuk dua postingan terakhir, padahal di postingan sebelumnya tetap ada kolom komentar.
"Saya tidak tahu teknisnya, nanti saya cek," kata Toni saat dikonfirmasi.
Tapi soal postingan video keberagaman, Toni menjelaskan Ahok mengganti dengan versi terbaru yang tidak menampilkan cuplikan spanduk 'Ganyang Cina', karena menghindari perdebatan.
"Ada beberapa versi, dalam rapat tim kampanye disepakati supaya sama di semua platform. Karena video ini juga yang kita serahkan ke KPU untuk iklan," ucap Toni.
Baca: Ahok Hapus 'Ganyang Cina' di Video Keberagaman
