AHY Didorong Jadi Capres Menguat di Rapimnas Demokrat

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana jelang Rapimnas Demokrat di JCC, Jakarta, Kamis (15/6/2022). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana jelang Rapimnas Demokrat di JCC, Jakarta, Kamis (15/6/2022). Foto: Annisa Thahira Madina/kumparan

Ada isu hangat yang muncul di Rapimnas Partai Demokrat pada 15-16 September di JCC, Senayan, Jakarta. Tak lain tak bukan, kepastian mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Capres 2024.

Soal Rapimnas, menurut Kepala Badan Komunikasi Strategis Demokrat Herzaky Mahendra Putra, forum ini akan membahas rencana koalisi parpol yang sedang dijajaki bersama 3 ribuan lebih pimpinan dari Demokrat.

Pantauan kumparan sejak pukul 10.30 WIB, Kamis (15/9) kader Demokrat daerah telah memadati venue acara. Adapun venue diramaikan oleh booth LavAni hingga pameran printing lukisan RI ke-6 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hadir Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hingga sejumlah pengurus Partai Demokrat dan kader seperti Edhie Baskara Yudhoyono (Ibas), Andi Mallarangeng, Andi Arief, Benny K Harman, dan Dede Yusuf. SBY selalu Ketua Majelis Tinggi Partai pun dijadwalkan hadir.

"Kita akan rumuskan langkah dan strategi Demokrat dalam sikapi pemilu. Kami akan bahas rencana koalisi dengan siapa. Kami juga perlu sosok pemimpin ke depan. Ketum akan dengar masukan dari seluruh Indonesia," kata Herzaky di JCC.

"Rapimnas rapat aspirasi. Akan ada keputusan, 'ini, lho, aspirasinya'. Dalam penentuannya, kita ada mekanisme Majelis Tinggi Partai. Rapimnas ini akan dibawa ke MTP, sebab kita belum tahu siapa yang mau kita usung, partai mana kita akan koalisi. Kita tunggu masukan hari ini," imbuh dia.

Kepala Badan Komunikasi Strategis, DPP Demokrat Herzaky Mahendra Putra. Foto: Dok. Istimewa

Menurut Herzaky, AHY akan membuka Rapimnas dengan pidato. Rapimnas kemudian dilanjutkan dalam rapat tertutup saat AHY menyampaikan strategi pemenangan pemilu pada seluruh kader.

Selanjutnya, penyampaian aspirasi dari kader ke AHY akan digelar terbuka. Menurut Herzaky, setiap daerah bebas mengirimkan juru bicara untuk menyampaikan usulan terkait capres, cawapres, hingga koalisi.

Misalnya, Herzaky mengakui AHY kerap diminta maju capres di 2024. Sebab itu, ia mengatakan bisa saja hal itu disampaikan banyak kader hari ini.

"Ya, mungkin saja [ada usulan AHY capres]. Selama ini Mas AHY keliling seluruh Indonesia, ya, bertemu dengan para pimpinan partai, para wakil rakyat, dan para masyarakat itu masukannya memang Mas AHY itu diusung sebagai capres. Tetapi tetap saja ini, kan, belum ada mekanisme resminya," ujar dia.

"Mas AHY selalu ingatkan Demokrat baru punya 9,36 [kursi], perlu berkoalisi. Nantinya itu semua aspirasi masyarakat dan para pimpinan Demokrat ini akan dibawa dalam rapat bersama teman-teman calon mitra koalisi ini. Ya, tentunya [juga] akan menjadi pertimbangan utama dalam membawa ke rapat Majelis Tinggi partai," lanjutnya.

kumparan post embed

Adapun terkait koalisi, ia menerangkan Demokrat saat ini masih paling intens berkomunikasi dengan PKS dan NasDem. Sehingga mungkin saja ada aspirasi terkait hal tersebut dari pimpinan daerah.

Termasuk kans usulan agar Demokrat mengusung 3 rekomendasi bakal capres NasDem yakni Anies Baswedan, Andika Perkasa, dan Ganjar Pranowo.

"Ya, bisa iya, bisa tidak. Tergantung nanti bagaimana ini para pimpinan karena yang punya suara, kan, mereka-mereka gitu," ujar dia.

Usai membawa hasil Rapimnas ke Majelis Tinggi Partai, Demokrat akan membahas capres-cawapres hingga visi misi Pemilu 2024 ke parpol koalisi. Herzaky pun memastikan posisi Demokrat akan sejajar dengan calon parpol koalisi mana pun.

"Dari Rapimnas ini akan kita bawa ke dalam mekanisme rapat Majelis Tinggi Partai. Karena sesuai dengan AD/ART di sini, kan, gitu. Sesuai dengan AD/ART di sini akan dibahas. Sehingga nanti kita akan bawa juga ke teman-teman calon mitra koalisi. Karena, kan, masing-masing mungkin sudah punya, nih, usulan nama," ungkapnya.

"Misalnya kemarin kita sempat dengar, ya, teman-teman PKS memasukkan nama Mas AHY sebagai salah satu capres yang kemungkinan bisa diusung. Bisa jadi juga di kita misalnya ada nama-nama yang sama, kan, kita diskusi gitu. Kita dengan mitra koalisi sejajar, bisa berdiskusi, kompromi kesepakatan bersama," tandas dia.