AHY Merasa Ada Upaya Penjegalan agar Koalisi Perubahan Tak Terwujud
ยทwaktu baca 3 menit

Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut ketua umum partainya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), merasa ada pihak yang ingin menggagalkan koalisi perubahan.
Mereka, menurut AHY, tidak ingin koalisi yang dibangun Nasdem-Demokrat-PKS itu terjadi. Bagi mereka koalisi perubahan terlalu berisiko karena banyak masyarakat yang ingin perubahan.
Herzaky dalam keterangannya mengatakan, AHY mengatakan tidak banyak tokoh di Indonesia yang mau memperjuangkan perubahan dan perbaikan. Menurutnya Demokrat menjadi yang menjadi salah satu yang paling duluan bersikap untuk memperjuangkan hal itu.
Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat itu mengeklaim keinginan perubahan itu berdasarkan survei maupun saat AHY turun bertemu masyarakat. Demi mewujudkan keinginan masyarakat itulah Demokrat mencari sosok yang sama-sama memiliki semangat untuk memperjuangkan perubahan.
"Karena itu, tidaklah berlebihan AHY dan Demokrat mencari sahabat yang bisa berjuang bersama-sama. Yang memiliki kemiripan dengan perjuangan AHY dan Demokrat. Di antaranya dengan Mas Anies, dan harapannya ke depan ini bisa makin baik hubungannya," kata Herzaky dalam keterangannya, Minggu (22/1).
"Saat ini kami terus membangun komunikasi. Kami bersahabat sudah cukup lama, bisa saling memahami pikiran, perasaan, dan harapan ke depan," tambahnya.
Demokrat, kata Herzaky akan fokus pada tujuannya. Partai berlogo bintang mercy itu percaya keinginan mereka bisa tercapai bila bekerja keras dan tetap rendah hati.
"Demokrat tidak terbiasa lirik ke kiri atau ke kanan. Kami terbiasa fokus pada tujuan. Punya target, punya strategi, punya cara, Kami yakin dengan tujuan besar kami, kami juga ingin terus ikhtiar, sambil terus rendah hati, namun juga tetap percaya diri," kata Herzaky.
Herzaky mengingatkan meski elektabilitas partainya menunjukkan hasil positif dari berbagai survei, Demokrat tak mau sombong. Partainya akan terus bekerja keras untuk bisa mencapai tujuannya.
"Kami menempatkan dua kata ini pada posisi yang sama. Rendah hati, jangan jemawa, ada elektabilitas yang bagus, jangan kita merasa sudah hebat, sudah melakukan segalanya. Kita juga harus percaya diri, dengan kerja keras, kita akan bisa mencapai kemajuan, prestasi sulit untuk dihadirkan, tapi tidak ada yang tidak mungkin," ungkap Herzaky.
Lebih lanjut, Herzaky menegaskan pihaknya akan terus berupaya untuk membangun koalisi perubahan demi mewujudkan tujuan partainya. Kader Demokrat juga diminta untuk bisa meningkatkan elektabilitas pada 2023.
"Karena itu, kami bersyukur di tahun 2022, kami dinilai memiliki kans semakin baik (dari meningkatnya elektabilitas di berbagai survei). Tahun baru ini, di 2023, wajib bagi kader Partai Demokrat untuk menjaga dan meningkatkan pencapaian di tahun 2022. Insyallah kami akan mencapai tujuan dan target yang diharapkan. Kami hari ini fokus pada upaya membangun koalisi perubahan. Untuk bisa menghadirkan perubahan dan perbaikan di 2024," pungkasnya.
