Airbus Resmi Operasikan BelugaXL, Pesawat Kargo Jumbo Berwujud Paus

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat Airbus BelugaXL. Foto: Dok. Airbus
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat Airbus BelugaXL. Foto: Dok. Airbus

Produsen pesawat Eropa, Airbus, resmi mengumumkan operasional BelugaXL. Pesawat dengan bentuk unik yang menyerupai paus ini diklaim memiliki ruang kargo terbesar di dunia.

Dalam rilis yang diterima kumparan, Kamis (16/1), Airbus menyebut Beluga resmi beroperasi pada Senin lalu (13/1). Pesawat ini telah melalui penerbangan perdananya pada 9 Januari lalu.

BelugaXL akan berdampingan dengan pesawat BelugaST yang berukuran lebih kecil. Rencananya antara 2020 dan 2023, Airbus akan memproduksi lima BelugaXL lainnya.

"BelugaXL mengantongi sertifikasi layak terbang dari Badan Keselamatan Penerbangan Eropa atau European Aviation Safety Agency (EASA) pada November 2019, sebagai kelanjutan dari kampanye tes penerbangan intensif di mana BelugaXL berhasil menyelesaikan lebih dari 200 tes penerbangan dan menempuh lebih dari 700 jam terbang," ujar pernyataan Airbus.

Pesawat Airbus BelugaXL. Foto: Dok. Airbus

Pesawat Beluga yang mengambil namanya dari paus Beluga, memiliki panjang 63 meter dan lebar 8 meter. Menurut Airbus, ruang kargo BelugaXL terbesar dari semua pesawat kargo yang ada di dunia.

"BelugaXL dapat membawa dua sayap A350 XWB, sedangkan BelugaST hanya dapat membawa satu. Dengan muatan maksimum 51 ton, BelugaXL dapat menempuh jarak 4.000 km," ujar pernyataan Airbus lagi.

Beluga XL memiliki panjang sekitar 56,15 meter, tinggi 17,24 meter, dan bagian depan dari pintu pesawat ini lebarnya mencapai 8 meter.

Pesawat Airbus BelugaXL. Foto: Dok. Airbus

Tak seperti pesawat kargo pada umumnya, barang-barang yang akan diangkut oleh Beluga XL dimasukkan melalui bagian atas yang dapat dibuka dari depan.

Pesawat ini ditenagai mesin Rolls Royce Trent 700 dan didasarkan pada varian kargo pesawat A330-200. Karena kesamaan varian ini, Airbus bisa menggunakan kembali komponen dan peralatan yang sudah ada.

Airbus menyebut pesawat ini akan beroperasi dari 11 destinasi di Eropa, sama halnya seperti BelugaST.