Airlangga Jawab Isu Jadi Dubes Amerika Serikat
·waktu baca 1 menit

Isu reshuffle kabinet terus berembus. Tak cuma di kalangan menteri, pergeseran juga ada di jajaran duta besar.
Kabar yang beredar, posisi Duta Besar Amerika Serikat akan diisi oleh Airlangga Hartarto. Airlangga saat ditanya soal kabar itu hanya berjalan sambil tersenyum. Dia juga hanya menjawab singkat soal kabar reshuffle.
"Enggak paham," kata Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/5).
Airlangga saat ini menjabat sebagai Menko Perekonomian. Airlangga bukan baru berurusan dengan Amerika Serikat. Terakhir, Airlangga ditugasi Presiden Prabowo sebagai utusan dari Indonesia untuk bernegosiasi soal tarif impor yang ditetapkan Presiden Trump.
Di sisi lain, kursi Dubes Indonesia untuk Amerika Serikat memang sudah kosong kurang lebih 2 tahun. Terakhir, Rosan Roeslani yang menduduki jabatan itu. Kini, Rosan menjabat sebagai Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara.
Selain Airlangga, ada juga kabar pergeseran jabatan Bahlil Lahadalia. Saat ini, Bahlil menjabat sebagai Menteri ESDM. Terkait kabar itu, Bahlil menjawab diplomatis.
"Kita itu jangan berpikir bertindak melampaui batas kewenangan. Kewenangan itu ada hak prerogatif bapak presiden," kata Ketum Partai Golkar itu jelang rapat di Istana.
