Airlangga Jelaskan Alasan Gibran Tak Hadir di Puncak HUT ke-59 Golkar

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketum Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat tiba di DPP Golkar Jakarta Barat, Sabtu (21/10).  Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketum Golkar Airlangga Hartarto mendampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat tiba di DPP Golkar Jakarta Barat, Sabtu (21/10). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Cawapres Gibran Rakabuming Raka tidak hadir dalam perayaan HUT ke-59 partainya di Kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Senin (6/11). Padahal di lokasi ada capres Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi beserta pejabat Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Terkait hal itu, Ketum Golkar Airlangga Hartarto pun memberi penjelasan kenapa Gibran tak hadir dalam acara tersebut.

"Kan sudah ada capres dan juga ada Pak Presiden, ini acara keluarga," kata Airlangga usai acara di lokasi.

Airlangga menuturkan tak menjadi kewajiban setiap acara diikuti Prabowo-Gibran secara bersamaan.

"Kan tidak semuanya harus lengkap," tutur Menko Perekonomian itu.

Terkait Gibran yang akan 'dikuningkan' menjadi kader Golkar, Airlangga meminta seluruh pihak bersabar.

Pengumuman TKN Prabowo-Gibran di Ballrom Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Senin (6/11). Foto: Zamachsyari/kumparan

"Tunggu saja, kita sabar, sabar-sabar saja," tandasnya.

Selain Gibran putra sulung Jokowi, putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep juga tak terlihat hadir. PSI diwakili Wakil Ketua Dewan Pembina Grace Natalie.

Dalam sejumlah kesempatan, Jokowi, Gibran dan Kaesang memang seolah tidak ingin berada dalam satu acara di waktu yang bersamaan. Seperti saat Jokowi dan Gibran hadir di Rakernas Projo, namun berbeda waktu.