Airlangga Minta Kiai Bantu Yakinkan Masyarakat Vaksin COVID-19 Halal dan Aman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Airlangga Hartarto di acara Indonesia Bersholawat. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Airlangga Hartarto di acara Indonesia Bersholawat. Foto: Dok. Istimewa

Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto, meminta kiai dan ulama untuk ikut serta mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat. Sebab, tak sedikit masyarakat yang masih ragu untuk divaksin COVID-19.

"Pemerintah terus menggenjot vaksinasi dan kami mohon dukungan ulama, kiai, habaib yakinkan masyarakat bahwa vaksin itu halal dan aman," kata Airlangga di acara Indonesia Bersalawat dalam rangka tahun baru hijriah 1443 dan Kemerdekaan 76 Tahun Kemerdekaan Indonesia, yang ditayangkan virtual, Sabtu (14/8).

Selain masalah vaksinasi, Airlangga membahas langkah pemerintah yang saat ini tengah dilakukan untuk memutus rantai penularan COVID-19. Dia menyinggung upaya pemusatan isolasi bagi pasien positif corona.

Upaya-upaya tersebut, kata dia, akan berhasil apabila mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk dari para kiai dan ulama.

"Kami juga mendorong isolasi terpusat baik di desa, kelurahan, kecamatan dengan nakes sebagai pendampingnya," ucapnya.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat memberikan keterangan pers terkait kedatangan 8 juta dosis Vaksin Sinovac, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (25/5). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden

"Saya mohon doa dan dukungan dari para kiai ulama habaib agar langkah dan kebijakan yang dilakukan pemerintah dalam penanganan COVID-19 bisa berjalan baik," sambung dia.

Di kesempatan yang sama, ia juga mengajak masyarakat untuk bisa mengubah perilaku, melakukan adaptasi, dan terus disiplin melakukan protokol kesehatan agar Indonesia bisa segera bebas dari COVID-19.

"Menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan. Kemajuan suatu bangsa tidak bergantung pada orang lain atau negara lain, kemajuan suatu bangsa tergantung pada keinginan yang kuat dan kemampuan kerja keras untuk kita sendiri mengubahnya," ucap dia.

Berdasarkan keterangan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, per 12 Agustus, capaian vaksinasi Indonesia masuk jajaran 10 negara teratas dengan total vaksinasi terbanyak.

Data yang disampaikan Budi memperlihatkan Indonesia berada di peringkat 10 dengan jumlah 79,05 juta orang yang divaksin. Posisi Indonesia di bawah Prancis dengan jumlah 79,29 juta orang yang divaksin.