Airnav Siap Layani Pelayanan Penerbangan, Dukung Destinasi Super Prioritas

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ekowisata di Desa Bahoi, Likupang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ekowisata di Desa Bahoi, Likupang. Foto: Shutter Stock

AirNav Indonesia berkomitmen mendukung pelayanan navigasi penerbangan pada program Pariwisata Super Prioritas Likupang. Pemerintah telah menetapkan lima destinasi super prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

Bahkan, pemerintah juga sudah meresmikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang. KEK Likupang merupakan salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) super prioritas yang dikembangkan di lahan seluas 197,4 hektar di Desa Pulisan, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Manager Hubungan Masyarakat AirNav, Yohanes Hary Douglas, mengatakan sebagai BUMN yang mendapat penugasan khusus dari pemerintah, AirNav berkomitmen mendukung pengembangan (KEK) Likupang sebagai destinasi pariwisata super prioritas.

"Peran AirNav dalam mendukung KEK Likupang sebagai destinasi pariwisata super prioritas khususnya dalam pelayanan navigasi penerbangan di Bandara Sam Ratulangi, Manado," kata Yohanes dalam siaran persnya, Kamis (25/11).

Manager Hubungan Masyarakat AirNav, Yohanes Hary Douglas. Foto: Dok. Istimewa

Yohanes mengatakan, Bandara Sam Ratulangi menjadi akses masuk yang potensial bagi wisatawan maupun investor ke KEK Likupang, karena jaraknya hanya berkisar 33 km dengan waktu tempuh 1 jam.

Menurut dia, trafik penerbangan di Bandara Sam Ratulangi cenderung meningkat pada 2021. Pada Oktober 2021, jumlah trafik mencapai 1.019 penerbangan, meningkat dari level terendah pada Agustus 2021 sejumlah 542 penerbangan.

"Diperkirakan tren penerbangan di Bandara Sam Ratulangi akan terus meningkat ke level sebelum pandemi COVID-19," katanya.

Pada Januari 2020 misalnya, sebelum COVID-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh pemerintah pada Maret 2020, jumlah trafik di Bandara Sam Ratulangi mencapai 2.059 penerbangan. Yohanes menyatakan AirNav optimistis trafik berpotensi kembali ke atas 2.000 penerbangan sebulan.

Bandara Sam Ratulangi Manado Foto: Wikimedia Commons

Untuk mendukung layanan penerbangan di Bandara Sam Ratulangi, dan turut memajukan KEK Pariwisata Likupang, AirNav melakukan tiga jurus utama. Pertama, kata dia, menyediakan slot penerbangan.

Saat ini trafik penerbangan harian di Manado masih di kisaran 35-45 penerbangan, sedangkan sebelum pandemi mencapai 80 penerbangan.

"Dengan masih banyaknya slot penerbangan yang tersedia, maka AirNav Indonesia siap memberikan pelayanan navigasi penerbangan bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Manado," tuturnya.

Kedua, AirNav memberikan dukungan terhadap sport tourism, khususnya paralayang. Yohanes menyampaikan ada banyak spot paralayang di Manado.

"AirNav berkoordinasi dengan seluruh stakeholder penerbangan termasuk FASI (Federasi Aero Sport Indonesia) dan pembuatan LOCA (Letter of Operational Coordination Agreement)," ujarnya.

Adapun tujuan pembuatan LOCA ini agar sport tourism dapat berjalan sekaligus keselamatan penerbangan juga terjaga. Menurut dia, hingga saat ini, sudah ada tiga LOCA yang diterbitkan.

Ketiga, Yohanes menambahkan, Airnav Indonesia menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) berupa 7 Unit Gazebo yang akan ditempatkan di Pinggir Pantai Kinunang-Likupang

Program tersebut bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kadis Pariwisata provinsi Sulawesi Utara, Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara, PT Perkebunan Nusantara XIV, dan masyarakat sekitar pantai.