Ajudan Wakapolres Sorong Gantung Diri di Rumah Dinas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Catatan Redaksi: Bijaksanalah membaca berita ini. Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan!

Ilustrasi bunuh diri. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bunuh diri. Foto: Shutterstock

Bripda Riko Roy Nussy (sebelumnya tertulis Bripda NRN), ajudan Wakapolres Sorong Kompol Emmy Fenitiruma, ditemukan tewas dalam posisi tergantung di dapur rumah dinas wakapolres, Senin (15/7).

Kapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, menjelaskan awalnya adik kandung Riko curiga karena sang kakak tidak bisa dihubungi sama sekali—lalu ia berinisiatif mencari ke rumah dinas wakapolres.

"Keluarga korban kebetulan tinggal satu lingkungan dengan rumah dinas Waka. Saat tiba di rumah dinas Waka, pukul 17.30 WIT, adiknya menemukan korban sudah dalam posisi tergantung di dapur rumah dinas Waka," kata Edwin, Selasa (16/7).

Saat itu, di rumah tersebut tidak ada orang lain selain Riko. "Waka sedang cuti untuk menghadiri wisuda anaknya di Jawa," ujarnya.

Posisinya ditemukan seperti gantung diri. Luka yang ditemukan juga hanya ada bekas jeratan di leher, tidak ada luka lain di tubuh korban.

Baru Beberapa Bulan Jadi Ajudan

Menurut Edwin, korban baru beberapa bulan jadi ajudan. "Kita masih mendalami untuk gantung dirinya kapan, motifnya apa, kita belum bisa menyimpulkan apa-apa," katanya.

Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Sele Be Solu untuk diautopsi.