Akibat Disiksa Majikan di Malaysia, Berat Badan TKI MH Hilang Hampir 30 Kg

27 November 2020 13:41
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Akibat Disiksa Majikan di Malaysia, Berat Badan TKI MH Hilang Hampir 30 Kg (481205)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
TKI perempuan asal Cirebon di Malaysia, MH, mengalami malnutrisi. Hal itu muncul karena MH mengalami penyiksaan dari majikan tempatnya bekerja.
ADVERTISEMENT
Dubes RI untuk Malaysia Hermono menyebut, laporan malnutrisi didapat usai tim KBRI Malaysia diberi akses membesuk MH di sebuah rumah sakit di Kuala Lumpur pada Jumat (27/11).
Tim KBRI diberi tahu penanganan medis tak cuma untuk menyembuhkan luka, namun memulihkan kondisi fisik. Sebab, karena malnutrisi MH hilang puluhan kilogram berat badan
"Korban ini mengalami malnutrisi yang serius, menurut pengakuannya waktu datang (ke Malaysia) 60 kilogram sekarang beratnya 32 kg," ujar Hermono saat dihubungi kumparan.
"Bisa dibayangkan seorang perempuan 32 kilogram, jadi mengalami malnutrisi kronis. Dokter sedang fokus menyelesaikan ini," sambung dia.
Akibat Disiksa Majikan di Malaysia, Berat Badan TKI MH Hilang Hampir 30 Kg (481206)
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Dubes Agung C. Sumirat (kanan) menjenguk WNI MH yang alami penyiksaan oleh majikan. Foto: KBRI Kuala Lumpur
Hermono menambahkan, saat bekerja di rumah majikannya MH mendapat siksaan berupa pukulan benda tumpul, sayatan, hingga disiram air panas. Dia juga kerap tidak diberi makan oleh majikan.
ADVERTISEMENT
Saat ini majikan MH sudah ditangkap Polis Diraja Malaysia (PDRM). KBRI Kuala Lumpur akan memantau kasus sampai pelaku mendapat hukuman setimpal. Mereka juga sudah menunjuk pengacara untuk menangani kasus tersebut.
Selain itu, bersama pengacara tim KBRI akan mencoba agar seluruh hak-hak MH saat bekerja bisa segera dipenuhi oleh majikan.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020