Aksi Jokowi Sopiri Raja Salman Buktikan Kemahirannya Menyetir

Aksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) menyopiri Raja Salman Abdulaziz saat tiba di Istana Bogor menuai perhatian. Bila banyak pemimpin lain memilih jasa sopir, dia justru berinisatif mengendarai mobil golf berkelir hitam itu sendiri. Momen ini tentu saja mengundang perhatian. Para pewarta dan orang yang hadir di sana mengabadikan peristiwa bersejarah penuh keramahan itu. Meski terdengar sepele, ada pengetahuan dasar dan kemampuan yang mumpuni untuk mengendalikan mobil golf tersebut. Jokowi tentu saja sudah punya kemampuan di atas rata-rata. Sebagaimana kumparan kutip dari Wikihow, Jumat (3/3) mengendarai mobil golf ternyata ada aturan mainnya. Ya, pengemudinya harus berusia minimum 14 tahun.

Namun, tak seperti kendaraan roda empat lainnya, mengemudikan mobil golf juga tak memerlukan lisensi khusus. Artinya, mobil ini tak boleh turun di jalan umum dan hanya boleh di area-area tertentu. Umumnya, kecepatan mobil golf ini hanya 24-56 km per jam. Mungkin, mobil golf ini jadi andalan Jokowi saat ia ingin mengintari dan menikmati suasana kompleks Istana Bogor. Nah, mengoperasikan mobil golf juga sama seperti mobil pada umumnya. Pertama, masukkan kunci ke rumahnya dan putar. Ingat, biasanya mobil golf itu menggunakan motor listrik. Jangan asal tancap gas. Ketika hendak berakselerasi, tekan pedal gas secara perlahan laju mobil halus. Injak lebih dalam bila kecepatan dirasa kurang. Ketika ingin berhenti, lepas gas terlebih dahulu dan imbangi dengan menginjak pedal rem. Selain itu, mobil golf juga dilengkapi dengan fungsi mundur. Cara pengoperasiannya cukup mudah tinggal menggeser tuasnya saja. "Saya pernah menggunakan mobil golf, rasanya kayak naik `bom bom car`. Dan ketika digas sedikit langsung jalan keceng, mobilnya juga enteng dan mudah dioperasikan," kata Nanda Theresia, wartawan kumparan yang pernah menjajal mobil golf di Istana Negara.
