Aksi Mimbar Rakyat di Tugu Proklamasi Berakhir, Massa Bubar dengan Tertib

kumparanNEWSverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Massa mahasiswa membawa spanduk raksasa saat memprotes Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Jakarta, Rabu (28/10). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Massa mahasiswa membawa spanduk raksasa saat memprotes Undang-Undang Cipta Kerja atau Omnibus Law di Jakarta, Rabu (28/10). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Aksi massa bertajuk Mimbar Rakyat telah selesai digelar di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Acara ini berakhir pukul 19.00 WIB, waktu yang disepakati massa dan polisi setelah perwakilan massa meminta perpanjangan waktu.

Polisi pun tidak mengerahkan kekuatan untuk membubarkan massa dengan paksa. Sebab, aksi bubar dengan tertib.

"Iya, mas, akhirnya bubar dengan damai. Meski tadi polisi sudah menjaga aksi sejak pukul 18.00 WIB," kata salah satu peserta aksi, Rudi, Rabu (28/10).

X post embed

Massa bubar dengan tertib karena sudah diperingatkan agar tidak ada gesekan dengan polisi.

"Tadi juga udah diwanti-wanti supaya tidak terjadi gesekan sama polisi," kata Rudi.

embed from external kumparan

Aksi ini berbeda dengan aksi massa pada umumnya. Meski tuntutannya sama, Mimbar Rakyat menggelar panggung dengan format band. Pengisi acara pun bergantian dengan orator membawakan kebolehannya.

Pada penampilan spesial ada Cholil Mahmud. Vokalis band Efek Rumah Kaca ini tampil solo dan membawakan 2 buah lagu, yakni 'Di Udara' dan 'Tembok' yang merupakan musikalisasi puisi karangan Wiji Thukul.