Aksi Polisi Gagalkan Perampasan Mobil: Naik ke Kap, Terpelanting, dan Terlindas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Jeneponto IPDA Uji Mughni gagalkan perempasan mobil. Bergelayutan di kap mobil. (Ist)
zoom-in-whitePerbesar
Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Jeneponto IPDA Uji Mughni gagalkan perempasan mobil. Bergelayutan di kap mobil. (Ist)

Beredar video memperlihatkan seorang pria berpakaian kemeja putih naik ke kap mobil Honda Jazz berwarna merah yang melaju kencang di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Aksi pria itu, terekam kamera pemantau (CCTV) milik pemerintah kabupaten dan viral di media sosial, Kamis (27/1).

Belakangan diketahui, sosok pria tersebut ternyata anggota polisi berpangkat IPDA atau Inspektur Polisi Dua. Namanya, Uji Mughni. Dia bertugas di Polres Jeneponto, dengan jabatan sebagai Kanit Tipidkor Sat Reskrim.

Dalam video itu, perwira polisi ini awalnya terlihat mengadang mobil Honda Jazz berwarna merah yang melaju di perlimaan patung kuda lampu merah, tepatnya Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Sulsel.

Ketika diadang, mobil bukannya berhenti. Malah tancap gas. Akibatnya, Ipda Uji yang berada di depan mobil langsung naik ke kap mobil dan terbawa. Ipda Uji diperkirakan terbawa hingga ratusan meter dan terjatuh di Jalan Kelara Jeneponto.

Akibatnya, Ipda Uji terlindas mobil hingga mengalami luka serius dan mendapatkan perawatan intensif di rumah Sakit Lanto Dg Pasewang, Jeneponto.

Belum diketahui motif peristiwa ini. Tetapi beredar kabar, bahwa Ipda Uji melakukan hal itu untuk menggagalkan perampasan mobil yang diduga dilakukan debt collector.

Humas Polres Jeneponto Aiptu Suryanto yang dikonfirmasi, membenarkan bahwa dalam video itu merupakan Kanit Tipidkor Polres Jeneponto, Ipda Uji Mughni. Saat ini, Ipda Uji kondisinya telah membaik.

"Benar, beliau pak Kanit Tipidkor. Saat ini, dirawat di rumah sakit dan kondisinya sudah membaik dan sadarkan diri," kata Sudaryanto kepada Kumparan.

Dikatakannya, kasus ini sementara dalam penyelidikan. Polisi telah mengamankan sopir mobil. Tapi, untuk motifnya sendiri, masih didalami oleh penyidik. Ia mengaku masih fokus dengan perawatan Ipda Uji.

"Sopirnya sudah diamankan. Tapi, masih dalam perjalanan ke Polres. Kami segera melakukan olah TKP untuk mengungkap kasus ini. Tapi kami fokus dulu kepada Ipda Uji," tandasnya.