Aktivis Ukraina Minta Ganti Monumen Catherine II dengan Aktor Film Porno
·waktu baca 3 menit

Ada fenomena tak biasa yang terjadi di kalangan masyarakat Ukraina. Di tengah gempuran Rusia, muncul sebuah petisi yang meminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk menggantikan monumen Permaisuri Rusia Catherine yang Agung atau Catherine II di Odessa, Ukraina, dengan monumen aktor film porno Amerika Serikat, Billy Herrington.
Petisi tersebut pertama kali diluncurkan pada Mei 2022 dan berhasil mengumpulkan lebih dari 25.000 suara pada minggu ini. Ini artinya, petisi ini sudah perlu dipertimbangkan oleh pihak pemerintah agar dapat diwujudkan.
Para aktivis menggambarkan sosok Catherine II sebagai tokoh sejarah kontroversial yang tindakannya menyebabkan kerusakan besar pada budaya dan kehidupan warga Ukraina.
Di sisi lain, Herrington yang merupakan aktor film porno itu dianggap lebih pantas untuk menggantikan keberadaan monumen Catherine II di Odessa.
Para aktivis meminta Zelensky untuk memastikan monumen permaisuri yang paling berpengaruh di Kekaisaran Rusia tersebut dirobohkan dan diganti dengan patung Herrington yang sedang duduk di bar dengan sebotol bir.
“Ini akan membuat pernyataan bahwa Odessa bukan bagian dari budaya Rusia tetapi memiliki budaya dan selera humornya sendiri sekaligus akan mengirimkan sinyal yang jelas bahwa Ukraina mendukung komunitas LGBT,” ungkap pencetus petisi yang tidak disebutkan identitasnya, dikutip dari Russian Today.
Pencetus petisi itu mengatakan bahwa keberadaan monumen untuk memperingati Herrington di Odessa akan menyenangkan dan lucu bagi masyarakat yang menyaksikan, serta layak untuk dijadikan meme.
Billy Herrington merupakan seorang aktor film porno yang eksis di tahun 1990-an dan terkenal dalam meme Jepang ‘Gachimuchi’. Sebagian besar filmnya memperlihatkan adegan dewasa dengan sesama jenis. Herrington meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil pada tahun 2018.
Tak hanya dijadikan monumen, nama Herrington juga telah diajukan ke hadapan politisi Ukraina pada Maret lalu untuk dijadikan sebagai nama alun-alun di Kota Zaporozhye yang semula bernama Mayakovsky Square menjadi Billy Herrington Square.
Tidak ada yang tahu siapa saja aktivis di balik gagasan petisi kontroversial tersebut. Namun, diberitakan Russian Today, mereka yang bertanggung jawab atas kampanye Odessa diduga turut berkontribusi dalam kemunculan petisi itu.
Mereka mengeklaim bahwa tidak hanya orang Amerika, namun orang Ukraina dan Eropa juga tumbuh bersama film-film Herrington. Selain itu, mereka beranggapan bahwa Billy Herrington Square nantinya dapat menjadi magnet pariwisata yang kuat.
Sekilas Monumen Chaterine II
Monumen Catherine yang Agung atau Catherine II di Odessa telah menimbulkan kontroversi jauh sebelum petisi tersebut disebarkan. Pada monumen yang didirikan pada 1900 oleh Yuri Meletevich itu terpahat tulisan ‘Monumen untuk Para Pendiri Odessa’, namun dihapus 20 tahun kemudian atas perintah kaum Bolshevik.
Upaya restorasi monumen Catherine yang Agung di bawah kepemimpinan Presiden Viktor Yuschenko ditentang oleh para nasionalis Ukraina pada 2007. Sebelum didirikan, Odessa dulunya merupakan sebuah desa nelayan selama berabad-abad di bawah pemerintahan Ottoman alias Kekaisaran Turki Usmani.
Kemudian Odessa dijadikan sebagai kota dengan dekrit Catherine yang Agung pada 1794 dan menjadi kota terbesar keempat di Kekaisaran Rusia pada abad ke-19. Penduduk di Odessa pun saat ini sebagian besar berbahasa Rusia.
