Aktivitas Drone Sebabkan 18 Penerbangan di Bandara Changi Delay

Sebuah drone yang terbang di dekat bandara Changi Singapura pada Senin (24/6) lalu menyebabkan delay dan pengalihan penerbangan di bandar udara tersebut.
Kejadian semacam ini merupakan peristiwa kedua sepanjang sepekan terakhir.
Menurut keterangan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura pada Selasa (24/6), peristiwa Senin kemarin menyebabkan 18 penerbangan yang akan mendarat dan lepas landas di Changi tertunda. Sementara tujuh penerbagan dialihkan.
"Penundaan dan pengalihan disebabkan oleh cuaca buruk dan aktivitas drone tanpa izin," sebut keterangan Otoritas Penerbangan Sipil Singapura seperti dikutip dari Reuters, Selasa (25/6).
Mereka menyatakan, saat ini kejadian drone yang terbang tanpa izin tersebut tengah diselidiki.
Pada Selasa dan Rabu pekan lalu, kejadian serupa berimbas pada 38 penerbangan di Changi.
Lonjakan jumlah Drone yang terbang di dekat bandara telah menjadi kekhawatiran tersendiri bagi otoritas penerbangan hampir di seluruh dunia.
Pada Desember 2018 lalu, drone yang terbang dekat bandara Gatwick London mengganggu aktivitas bandara tersebut selama tiga hari. Bukan cuma keterlambatan dan pengalihan, pembatalan penerbangan terjadi di Gatwick akibat aktivitas drone ilegal.
