kumparan
24 Oktober 2019 17:55

Alasan Jokowi Pilih ST Burhanuddin Jadi Jaksa Agung: Tegas Tapi Lembut

ST Burhanuddin, POTRAIT
Jaksa Agung ST Burhanuddin di Istana Merdeka, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Presiden Jokowi mengungkapkan alasannya memilih ST Burhanuddin sebagai Jaksa Agung. Jokowi menilai Burhanuddin merupakan orang yang tepat memimpin Korps Adhyaksa itu.
ADVERTISEMENT
"Beliau mantan Jaksa Agung Muda, berpengalaman. Penampilan juga oke. Tegas tapi lembut," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (24/10).
ST Burhanuddin, Istana Kepresidenan
Jaksa Agung, ST Burhanuddin (tengah) saat perkenalan menteri kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan, Jakarta. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro
Menurut Jokowi, posisi Jaksa Agung memang perlu diisi oleh jaksa karier. Burhanuddin sendiri sudah lama bertugas sebagai jaksa. Terakhir, ia menjabat Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara sebelum pensiun pada 2014 lalu.
"Memang dibutuhkan orang dari internal biar juga bisa memahami hal-hal yang ada di internal kejaksaan agung," ungkap Jokowi.
Jokowi mengaku sudah berdiskusi dengan Burhanuddin sebelum menunjuknya sebagai Jaksa Agung.
"Hal-hal berkaitan dengan proses-proses perbaikan di internal dan juga pencegahan korupsi," ujar dia.
"Saya kira itu yang membuat saya sangat tertarik," sambung Jokowi.
Sempat muncul dugaan adanya afiliasi politik antara PDIP dengan Burhanuddin terkait pemilihannya sebagai Jaksa Agung. Hal itu tak terlepas lantaran Burhanuddin merupakan adik dari politikus PDIP TB Hasanuddin.
ADVERTISEMENT
"Saya menjamin Jaksa Agung profesional dalam menjalankan tugasnya dalam penegakan hukum," ujar Jokowi menampik dugaan itu.
Infografik Menteri, Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Infografik Jaksa Agung ST Burhanuddin. Foto: ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan