Alasan Syahri DPRD Jember Main Game saat Rapat: Khawatir Sapi Virtualnya Lapar
·waktu baca 2 menit

Anggota DPRD Jember, Achmad Syahri Assidiqi kedapatan main game sambil merokok saat rapat. Videonya pun beredar dan memancing reaksi publik.
Mahkamah Partai Gerindra sudah memberikan sanksi berupa teguran keras atas perbuatan Syahri tersebut. Sanksi dikeluarkan usai Syahri disidang pada Jumat (15/5) lalu.
Kala itu, Syahri mengaku khilaf. Belakangan, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember, Hanan Kukuh Ratmono, mengungkap bahwa Syahri saat itu khawatir sapi virtual di dalam game-nya kelaparan.
"’Iya ketua, itu rapatnya mulai jam 10.00 pagi sampai jam 14.00 siang. Terus, jam 13.00 itu saya lupa belum memberi makan sapi saya’," urai Hanan kepada wartawan, menirukan pengakuan Syahri, Selasa (19/5).
"Maksudnya bukan sapi betulan, tapi sapi mainannya Syahri di game," ujar Hanan menjelaskan.
Hanan berpendapat, setiap pejabat publik dituntut harus memprioritaskan kepentingan umum. Sehingga, tidak lazim bermain game pada saat rapat yang membahas urusan masyarakat.
"Kami melakukan evaluasi bersama agar ini tidak terjadi ke depan. Tidak ada ruang untuk kesalahan yang sama ke depan. Kalau ada kesalahan lagi, tentu dengan sanksi lebih berat bisa sampai pemecatan," tegasnya.
Sedangkan, Syahri sendiri telah menyampaikan permohonan maaf sebelum dan sesudah menjalani sidang Mahkamah Partai Gerindra.
"Saya khilaf saja. Saya manusia biasa. Saya taat dengan putusan Mahkamah Partai. Mungkin ada salah, saya mohon maaf. Saya menyesal sekali berbuat seperti itu dan tidak akan mengulangi," ucapnya.
