Alat Body Scanner & X-Ray Lapas Semarang Ternyata Rusak, Ketahuan Saat Disidak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mesin x-ray. Foto: Phonlamai Photo/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mesin x-ray. Foto: Phonlamai Photo/Shutterstock

Body scanner dan x-ray di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang ternyata dalam kondisi rusak. Hal ini ditemukan oleh Anggota Komisi XIII DPR RI Raja Faisal Manganju Sitorus saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tempat tersebut.

Raja mengatakan, rusaknya alat-alat tersebut berpotensi memudahkan masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas. Misalnya narkoba dan senjata tajam.

"Saya sangat menyayangkan tidak berfungsinya mesin body scanner dan x-ray, ini bisa memungkinkan barang terlarang, seperti narkoba, senjata tajam, itu bisa diselundupkan ke lapas," ujar Raja kepada wartawan, Selasa (19/12).

Anggota Komisi XIII DPR RI Raja Faisal Manganju saat sidak ke Lapas Kelas I Semarang. Foto: Dok. Istimewa

:Jadi saya minta segera diperbaiki, kalau bisa diperbaiki. Kalau tidak bisa, segera ajukan mesin yang baru," ujar dia.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jateng Kadiyono mengakui dua alat tersebut tidak berfungsi. Ia mengatakan keduanya telah masuk prioritas untuk diperbaiki.

"Mudah-mudahan segera diperbaiki dan berfungsi, sehingga nantinya bisa dijalankan lebih baik lagi. Tadi kami langsung menelepon PPL di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, awal tahun 2025 itu nanti masuk prioritas untuk perbaikan," kata Kadiyono.