Aldi Taher-Yusuf Mansur Daftar Caleg Perindo ke KPU, Ditemani Master Limbad

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo hingga Yusuf Mansur daftar bacaleg di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (14/5/2023).  Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo hingga Yusuf Mansur daftar bacaleg di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (14/5/2023). Foto: Haya Syahira/kumparan

Partai Perindo ikut mendaftarkan 580 bacalegnya ke KPU RI di hari terakhir pendaftaran, Minggu (14/5). Di antaranya Yusuf Mansur, Tuan Guru Bajang, hingga Aldi Taher.

Pesulap Limbad juga tampak mendatangi Gedung KPU. Tapi, Limbad tak mencalonkan diri sebagai anggota legislatif, dia hanya meramaikan suasana saja.

“[Limbad] enggak nyaleg, mau saya suruh nyaleg? kalau Master Limbad nyaleg nanti suaranya bisa nambah sendiri,” kata Ketua Umum Partai Perindo, Harry Tanoe, saat konferensi pers di KPU, Minggu (14/5).

Limbad di pendaftaran bacaleg dari Partai Perindo, di Kantor KPU Jakarta Pusat, Jumat (15/4). Foto: Haya Syahira/kumparan

Berbeda dengan Limbad, peserta yang hadir memang mendaftarkan diri sebagai caleg dari Perindo. Seperti Aldi Taher yang mencalonkan dari dapil 2 Jawa Barat.

“Saya insyaallah maju Jabar 2, tapi qadarullah kalau misalnya Pak Ketum Harry Tanoe bilang ke Sumatra Barat, mana aja Aldi Taher siap,” kata Aldi Taher saat ditemui di lokasi, Minggu (14/6).

Selain itu, jurnalis Aiman Wicaksono, Prabu Revolusi, hingga koki ternama Arnold Poernomo juga menjadi salah satu nama dari 580 bacaleg yang dicalonkan oleh Perindo.

Aldi Taher di pendaftaran bacaleg dari Partai Perindo, di Kantor KPU Jakarta Pusat, Jumat (15/4). Foto: Haya Syahira/kumparan

Menurut Harry, tidak ada masalah dari seorang jurnalis mencalonkan diri sebagai legislatif.

“Saya rasa di DPR RI juga banyak ada eks wartawan juga, sama-sama saja, saya rasa anda sendiri bisa jawab, saya lihat banyak anggota DPR RI yang eks wartawan,” tuturnya.