Alun-alun Karawang Rp 17 M: Dibuka 3 November, Sekarang Ditutup karena Rusak
·waktu baca 2 menit

Alun-alun Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dibangun dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp17 miliar ditutup sementara untuk perbaikan setelah mengalami kerusakan. Padahal ia baru diresmikan belum sampai sebulan.
"Alun-alun ditutup sementara, karena ada titik-titik kerusakan, dan kini sedang proses perbaikan," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Wawan Setiawan, dikutip dari Antara, Jumat (1/12).
Ia mengatakan, perbaikan Alun-alun Karawang tersebut dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat. Sebab, anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Jawa Barat.
Di area Alun-alun Karawang terjadi kerusakan di sejumlah titik, yakni terjadi kebocoran di bagian atap dan kerusakan di bagian rumput.
Sementara itu, alun-alun Karawang yang berlokasi di depan Masjid Agung ini anggaran pembangunannya bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat, dengan anggaran sekitar Rp17 miliar.
Proses pembangunannya dilakukan dua tahap. Pada tahap pertama dilaksanakan pada Agustus 2022, kemudian dilanjutkan ke pembangunan tahap kedua yang dimulai April 2023.
Pembangunan alun-alun seluas 4.500 meter persegi itu selesai pada September 2023 dan diresmikan pada 3 November 2023.
Pada awalnya alun-alun Karawang itu diproyeksikan untuk memperbanyak ruang ruang publik semi wisata lokal, seperti yang diterapkan di alun-alun Bandung.
Alun-alun Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang dibangun dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp17 miliar ditutup sementara untuk perbaikan setelah mengalami kerusakan.
