Ambil Orderan Makanan Cuma 30 Detik, Ojol di Sleman Dikejar-Dianiaya Juru Parkir

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemukulan. Foto: Dicky Adam Sidiq/kumparan

Keributan antara juru parkir dan kurir pengantar makanan terjadi di depan sebuah rumah makan di Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman. Peristiwa ini viral di media sosial.

Unggahan video di media sosial itu disertai keterangan kronologi kejadian.

“Saya driver shopee food posisi mau ambil orderan di rm padang pas hujan deres tadi pukul (3 sore), saya cuman ambil bentar gaada 30 detik karna makanannya sudah jadi dan saya langsung naik motor untuk meninggalkan lokasi tapi tukang parkir mintain uang, umumnya driver ojol tidak dimintain uang parkir kecuali jika ada tulisan seperti parkir ojol 1k dll, tapi ini tidak ada tulisan seperti itu, terus saya tinggal pergi dan saya sudah bilang bahwa saya driver cuman ngambil orderan, tapi begitu saya pergi, saya di kejar dan di gebukin pake payung sama tukang parkirnya sebanyak 3x di bagian punggung dngn pukulan sangat kencang, lalu saya tinggal nganter orderan dulu habis itu pukul 16.10 saya selesaikan masalahnya dengan tukang parkir agak agak ini,” tulis keterangan unggahan tersebut.

Polsek Depok Timur telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengecek dan mendalami peristiwa tersebut.

“Dugaan keributan antara juru parkir dan seorang pengemudi layanan pesan antar di wilayah Condongcatur, Depok, Sleman, pada Kamis (1/1),” kata Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun saat dikonfirmasi, Jumat (2/1).

Salamun mengatakan, petugas telah mengklarifikasi sejumlah pihak, termasuk mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi.

“Klarifikasi dilakukan kepada sejumlah saksi, pihak rumah makan, serta warga sekitar. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan rekaman CCTV guna memperoleh gambaran utuh terkait peristiwa yang terjadi,” katanya.

“Dari hasil pengecekan awal, diketahui peristiwa bermula dari kesalahpahaman terkait parkir yang kemudian berujung pada adu mulut dan keributan antara kedua belah pihak,” ujarnya.

Salamun belum membeberkan kronologi peristiwa secara lengkap. Menurutnya, anggota masih akan mendalami kejadian tersebut.

“Semuanya masih dalam penyelidikan, baik driver maupun juru parkir,” kata Salamun.

Salamun mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi dan mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada kepolisian.