Anak Bos Ayam Goreng yang Dibunuh di Bekasi Ditinggal Pelaku di Pos Ronda

17 Februari 2023 17:06 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan disertai pencurian dan penculikan anak di Polda Metro Jaya, Jumat (17/2). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Jumpa pers pengungkapan kasus pembunuhan disertai pencurian dan penculikan anak di Polda Metro Jaya, Jumat (17/2). Foto: Dok. Istimewa
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Polisi menangkap dua pembunuh Intan, perempuan bos ayam goreng di Bekasi. Kedua tersangka itu HK dan MA, juga membawa anak Intan yang masih balita.
ADVERTISEMENT
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengatakan balita itu berhasil diselamatkan oleh timnya. Balita tersebut ada di daerah Subang tidak jauh dari lokasi tersangka ditangkap.
"Kemudian setelah ditangkap 1 orang kita minta info di mana anaknya ternyata 150 meter dari lokasi ditangkap tersangka. Kita berhasil selamatkan salah satu bayi korban penculikan dalam pos ronda dalam keadaan kosong," kata Hengki saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat (17/2).
Menurut Hengki, pelaku mengaku sengaja meninggalkan bayi itu di pos ronda tersebut. Sebelumnya pelaku ingin kabur ke Yogya, namun karena ongkosnya tidak cukup ia turun di Subang dan meninggalkan bayi tersebut.
Sengaja Tinggalkan Balita Agar Dikembalikan ke Keluarga
Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi (kiri) dan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (kanan) saat menyampaikan update kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon CS, Selasa (24/1). Foto: Ananta Erlangga/kumparan
Berdasarkan pengakuan pelaku, kata Hengki, mereka sengaja meninggalkan anak itu di pos ronda agar bisa ditemukan orang lain dan dikembalikan ke keluarganya.
ADVERTISEMENT
"Karena tidak jadi dibawa ke Yogya di bawah balita ini diletakkan KTP dari korban, sehingga menurutnya biar bisa kembali ke keluarganya," kata Hengki.
Selama dibawa kabur balita tersebut diberi makan orek oleh pelaku. Hengki memastikan anak tersebut sudah diserahkan ke pihak keluarga.
"Alhamdulillah selamat kita amankan dan saat ini kita serahkan ke pihak keluarga," kata Hengki.
Intan dibunuh pada Kamis (16/2) pagi. Pembunuhan dilakukan pelaku dengan cara memukul korban menggunakan tabung gas.
HK dan MA berhasil ditangkap pada Jumat (17/2) dini hari. Kepada polisi mereka mengaku tega membunuh Intan karena sakit hati soal gaji selama bekerja di toko ayam goreng tersebut.