Anak Korban Pencungkilan Mata oleh Orang Tuanya di Gowa Jalani Operasi

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan meninjau operasi anak korban pencungkilan mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan meninjau operasi anak korban pencungkilan mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Foto: Dok. Istimewa

Bocah korban pencungkilan mata yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri di Gowa Sulsel, AP (6), menjalani operasi di RSUD Syekh Yusuf, Senin (6/9). Perawatan itu dilakukan karena bola mata korban mengalami luka robek.

Proses operasi tersebut turut disaksikan oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan. Ia ingin memastikan rumah sakit menangani korban dengan baik.

"Korban menjalani operasi mata tadi. Tadi saya pantau langsung pelaksanaan operasinya. Sudah ditangani sangat baik oleh pihak rumah sakit dan kita harapkan keadaannya segera membaik," kata Zulpan, Senin (6/9).

kumparan post embed
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan meninjau operasi anak korban pencungkilan mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Foto: Dok. Istimewa

Ia menambahkan biaya operasi korban akan ditanggung oleh Pemda Gowa. Ia telah melakukan koordinasi dengan Pemda terkait biaya operasi tersebut.

"Terkait pembiayaan terhadap korban AP, akan ditangani oleh Pemda Gowa. Ya, kita harapkan semua bisa berjalan baik dan AP kembali sehat lagi," imbuhnya.

Di rumah sakit itu, korban didampingi psikolog dan petugas dari Dinkes Gowa. Paman korban, Adi, mengatakan AP korban masih mengalami trauma berat. Korban kerap takut bertemu dengan orang banyak dan kerap menangis.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan meninjau operasi anak korban pencungkilan mata di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Foto: Dok. Istimewa

"Kalau sekarang masih trauma, pada saat kejadian itu masih ada masih ingat, masih teringat ke sana (kejadian pencungkilan)," ujar Adi.

Ia berharap korban segara pulih usai menjalani operasi mata. "Katanya dokter, robek yang mata putih. Makanya kita mau lihat ini, apakah masih bisa baik, kalau bisa berapa persen," imbuhnya.

Pencungkilan mata AP menggegerkan warga Gowa. Aksi itu diduga terkait dengan praktik ilmu hitam yang melibatkan orang tua korban, paman, dan kakek korban.

kumparan post embed

Dalam kasus ini, paman berinisial US (44) dan kakek BA (70) telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara itu, orang tua korban, HAS (43) dan TAU (47), masih diperiksa kejiwaannya di RSJ Dadi Makassar.

embed from external kumparan