Anak Perempuan di Merauke Diculik di Dalam Rumah, Ditemukan Tewas di Semak-semak

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polres Merauke mengevakuasi mayat anak perempuan berusia 11 tahun di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025).   Foto: Dok. Polres Merauke
zoom-in-whitePerbesar
Polres Merauke mengevakuasi mayat anak perempuan berusia 11 tahun di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Polres Merauke

Seorang anak perempuan berusia 11 tahun ditemukan tewas di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025) siang. Sebelumnya korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya.

Kasat Reskrim Polres Merauke AKP Anugerah Sari Dharmawan mengatakan polisi yang mendapat laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP.

Korban dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak Senin (27/10) dini hari. Informasinya, korban diculik saat tidur di dalam rumahnya. Namun belum diketahui identitas penculik tersebut.

Keluarga lalu melakukan pencarian dan pukul 14.00 WIT, warga menemukan sesosok tubuh di semak-semak tidak jauh dari permukiman warga, yang kemudian diketahui merupakan anak yang dilaporkan hilang tersebut.

"Telah ditemukan sesosok mayat di semak-semak yang diketahui (bocah) perempuan," ujar AKP Anugerah Sari Dharmawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/10).

Polres Merauke mengevakuasi mayat anak perempuan berusia 11 tahun di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Polres Merauke

Anugerah mengatakan hingga saat ini penyebab kematian korban masih diselidiki. Tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian.

“Menyangkut kronologi dan penyebab kejadian masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polres Merauke. Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun agar melapor kepada penyidik,” ucapnya.

Jenazah korban kini berada di RSUD Merauke untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum et repertum) guna memastikan penyebab kematian.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Kami dari Polda Papua turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas peristiwa ini. Saat ini, Polres Merauke telah melakukan olah TKP dan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian korban,” ujar Cahyo.

Polres Merauke mengevakuasi mayat anak perempuan berusia 11 tahun di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Polres Merauke

Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan berhenti sampai kasus ini benar-benar terungkap. Seluruh proses penyelidikan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan profesionalisme.

“Kami pastikan penyidik bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur. Bila nantinya ditemukan unsur pidana, Polri akan menindak tegas siapa pun yang terbukti terlibat,” tegasnya.

Polres Merauke mengevakuasi mayat anak perempuan berusia 11 tahun di area semak-semak Gang Israel, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (27/10/2025). Foto: Dok. Polres Merauke

Lebih lanjut, dia mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa ini.

“Kami minta masyarakat tidak membuat asumsi atau menyebarkan kabar yang belum pasti. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian. Mari kita jaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Merauke,” ucapnya.