Anak Perempuan Usia 11 Tahun Meronta dan Teriak Saat Diculik, Berhasil Selamat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kepolisian berada di lokasi penculikan anak di Pedurungan Semarang. Foto: Dok. Polsek Pedurungan
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kepolisian berada di lokasi penculikan anak di Pedurungan Semarang. Foto: Dok. Polsek Pedurungan

Anak perempuan berusia 11 tahun atau kelas 5 SD di Kota Semarang hampir diculik. Tangannya sudah ditarik tapi ia berhasil meloloskan diri dengan cara meronta sekaligus berteriak.

Upaya penculikan anak itu terjadi di daerah Jalan Karanglo, Kelurahan Gemah, Pedurungan, pada pukul 17.45 WIB, Senin (30/1).

embed from external kumparan

Anak itu hendak membeli tepung di warung kelontong. Kemudian, ia didekati oleh dua pria yang berboncengan menggunakan motor Yamaha N-max bewarna hitam.

"Dibujuk akan diberi permen, ditarik tangannya, pas ditarik berontak dan teriak minta tolong," kata Kapolsek Pedurungan, Kompol Dina Novitasari, Selasa (31/1).

Teriakannya memancing perhatian warga sekitar yang kemudian menolongnya dan—juga—meneriaki si penculik. Para penculik itu kabur.

Ilustrasi penculikan anak. Foto: Shutterstock

Saat ini polisi masih terus mendalami peristiwa itu meski pihak keluarga korban belum membuat laporan secara resmi.

Anggota DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo sempat mendatangi kediaman anak itu.

"Kondisi anak stabil dan bisa cerita. Dia mau sekolah (tidak trauma) dan orang tua mendampingi," kata Rahmulyo.

embed from external kumparan