Ancol Sempat Terendam Banjir Rob Pagi Ini, Lalu-lintas Kini Kembali Normal
·waktu baca 2 menit

Kawasan Ancol, Jakarta Utara, sempat terdampak banjir rob pada Kamis (4/12) akibat tingginya pasang air laut. Namun, kondisi kini telah surut dan aktivitas kembali normal.
Corporate Communication Ancol, Daniel Windriatmoko, menjelaskan banjir rob meluap hingga daratan pada pagi ini.
“Banjir rob hari ini dipicu oleh pasang air laut yang tinggi, sehingga meluap hingga ke bagian daratan,” ujarnya.
Daniel menyebut area yang terdampak adalah kawasan Dermaga Marina, khususnya jalur lalu lintas kendaraan.
“Area yang terdampak Dermaga Marina & jalur protokol akses kendaraan dari & menuju dermaga marina,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi dampaknya, manajemen Ancol melakukan rekayasa lalu lintas di Pintu Gerbang Marina agar kendaraan tetap bisa keluar masuk.
“Management Ancol Taman Impian telah melakukan rekayasa lalu lintas khususnya kendaraan yang keluar & masuk dari Pintu Gerbang Marina,” kata dia.
Daniel memastikan kondisi air sudah kembali normal pada sore hari dengan memaksimalkan pompa air.
“Pada pukul 15.30 WIB pasang surut air laut telah kembali normal dan luapan air dapat ditangani,” ucap Daniel.
Saat ini, situasi di kawasan Ancol disebut sudah kondusif.
Warga Diminta Waspada
Pemprov DKI Jakarta meminta warga wilayah pesisir untuk siaga dan mewaspadai potensi banjir rob.
"Rob diprediksi terjadi pada 4–6 Desember 2025 dengan waktu puncak 5 Desember pukul 09.00 WIB. Untuk, warga di wilayah pesisir Jakarta diimbau waspada terhadap peningkatan muka air laut," demikian keterangan Pemprov DKI Jakarta di X.
Berikut beberapa wilayah di Jakarta Utara yang perlu mewaspadai fenomena banjir rob:
Kamal
Muara Angke
Baywalk Pluit
Sunda Kelapa
RE Martadinata
Blencong Marunda
