Kumparan Logo
Aksi di DPR, Stasiun Palmerah
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi membawa spanduk di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/10/2019).

Aneka Poster di Demo Mahasiswa: Kami Haus hingga Cheat Polisi Baik

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi membawa spanduk di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/10/2019).  Foto: Lutfan Darmawan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi membawa spanduk di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/10/2019). Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

Aksi mahasiswa kembali digelar di depan gedung DPR pada Senin (1/10). Pantauan kumparan, massa yang berasal dari berbagai universitas telah membubarkan diri sekitar pukul 17.00 WIB.

Salah satunya massa dari Universitas Mercubuana yang pulang ke rumahnya masing-masing via Stasiun Palmerah.

Mahasiswa dari Mercubuana itu terlihat membawa berbagai poster berisi kata-kata unik di antarnya 'Tolong Kami Haus, Es Teh Manis Atoooh' dan 'Cheat polisi baik'.

Poster-poster unik ini memang kerap dibawa sejumlah mahasiswa dalam aksinya. Bimo, salah satu mahasiswa dari universitas Mercubuana menyebut pesan dalam poster yang mereka bawa memang sengaja dibuat unik, namun tetap berisi.

Menurut dia, poster seperti itu sangat menarik perhatian sehingga masyarakat juga ikut tergugah untuk mencari tahu terkait aksi dan tuntutan yang mereka lakukan.

"Habis gimana ya bang, ya. Kalau gua sih kalau nulis yang keras-keras takutnya dibilang provokasi, Yasudah kita nyenggol saja nih. Juga pakai yang lucu-lucu," kata Bimo saat ditemui di Stasiun Palmerah, Selasa (1/10).

Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi membawa spanduk di Stasiun Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (1/10/2019). Foto: Lutfan Darmawan/kumparan

"Karena kan konsumsi massa sekarang ini banyak yang unik-unik pasti yang dilihat kan. Itu sih biar suara kita juga bukan didengar bapak-bapak yang terhormat di DPR, tapi juga semua rakyat di sini tuh sadar bahwa emang ada yang enggak beres," sambungnya.

Bimo merupakan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana. Salah satu poster yang ia bawa bertuliskan "Dari Psikologi, Kami Siap Mengetes Kejiwaan DPR"

Bimo menyebut, tulisan ini sangat bermakna. Sebab keputusan DPR akhir-akhir ini, kata dia, banyak yang tak masuk akal. Seperti adanya rancangan undang-undang, seperti RKUHP, yang masih bermasalah namun ingin disahkan.

"Kalau ini sih karena gua anak psikologi Jadi ngerasa DPR tuh butuh konseling gitu. Butuh dites kejiwaannya," ungkapnya.

Sejumlah mahasiswa pulang melalui Stasiun Palmerah. Foto: Muhammad Lutfan Darmawan/kumparan

Ia pun memastikan aksi ini bukanlah yang terkahir. Ia menyebut akan turun ke jalan lagi apabila tuntutan mahasiswa belum dilaksanakan.

Aksi mahasiswa hari ini pun berjalan dengan tertib dan aman. Aksi yang dimulai sejak siang hari itu selesai pukul 17.00 WIB dengan tertib. Bahkan mahasiswa sempat dikawal polisi hingga ke stasiun Palmerah.

embed from external kumparan