Anggaran BSSN Jadi Rp 783 M, untuk Keamanan Siber Rp 94 M

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (7/11/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala BSSN Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (7/11/2024). Foto: Haya Syahira/kumparan

Badan Sandi dan Siber Nasional diundang menghadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR untuk membahas rekonstruksi anggaran tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BSSN Hinsa Siburian memaparkan efisiensi yang dilakukan lembaganya mencapai Rp 783 miliar.

Hinsa menuturkan bahwa sebelum diefisiensikan, pagu anggaran BSSN tahun 2025 adalah sebesar Rp 1,3 Triliun.

“Besaran perubahan BSSN tahun 2025 menjadi 538.636.783.000 sehingga pagu akhir tahun 2025 adalah sebesar Rp 783.000.038.000,” kata Hinsa di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (13/2).

Pagu akhir bssn tahun anggaran 2025 ini dialokasikan Untuk program-program sebagai berikut:

  • Rencana kerja pemerintah sebesar Rp 272.022.820.000.

  • Dukungan pemeliharaan peralatan keamanan siber dan sandi sebesar Rp 94.092.987.150

  • Belanja Pelaksanaan tugas dan fungsi keamanan cyber dan sandi sebesar Rp 31.150.324.500

  • Kebutuhan belanja pegawai gaji dan tunjangan sebesar Rp268.824.148.000

  • Belanja operasional dan pemeliharaan kantor sebesar Rp 112.655.225.150

  • Belanja pelaksanaan tugas dan fungsi kesekretariatan dan layanan data serta pengawasan internal sebesar Rp 4.299.151.200

"Sesuai petunjuk Presiden, khusus untuk anggaran belanja pegawai bssn tidak dilakukan efisiensi," tutup Hinca.