Anggaran Kemendikdasmen Dipotong Rp 8 T, Buat Beli ATK Dikurangi 90%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Foto: Kemendikdasmen
zoom-in-whitePerbesar
Logo Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Foto: Kemendikdasmen

Sekretaris Jenderal Sekjen Kemendikdasmen, Suharti, menegaskan anggaran kementeriannya dipotong Rp 8 triliun imbas penerapan Inpres 1 Tahun 2025 Tentang Efiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025.

“Surat dari kementerian keuangan intinya untuk melakukan efisiensi sebesar Rp 8,035 triliun,” kata Suharti dalam rapat dengan DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (7/2).

Semula, Kemendikdasmen mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 33,545 triliun untuk tahun 2025.

Dari paparan Suharti, rencana efisiensi paling besar berimbas pada belanja alat tulis kantor yang mendapatkan pemotongan hingga 90 persen.

Sekjen Kemdikbudristek Suharti dalam raker di DPR, Selasa (21/5/2024). Foto: YouTube Komisi X DPR

Berikut rincian identifikasi rencana efisiensi anggaran Kemendikdasmen yang terlampirkan dalam surat tersebut.

  • Alat Tulis Kantor: 90,0%

  • Kegiatan Seremonial: 56,9%

  • Rapat, Seminar, dan sejenisnya: 45,0%

  • Kajian dan Analisis: 51,5%

  • Diklat dan Bimtek: 29,0%

  • Honor Output Kegiatan dan Jasa Profesi: 40,0%

  • Percetakan dan Souvenir: 75,9%

  • Sewa Gedung, Kendaraan, Peralatan: 73,3%

  • Lisensi Aplikasi: 21, 6%

  • Jasa Konsultan: 45,7%

  • Bantuan Pemerintah: 16,7%

  • Pemeliharaan dan Perawatan: 10,2%

  • Perjalanan Dinas: 53,9%

  • Peralatan dan Mesin: 28,0%

  • Infrastruktur: 34,3%