Anggaran Kemkomdigi Dipotong Rp 4,49 T, Meutya Jamin Layanan Tak Terganggu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan keterangan kepada wartawan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/1/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan keterangan kepada wartawan usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (13/1/2025). Foto: Aditya Pradana Putra/ANTARA FOTO

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid memastikan layanan publik dasar tidak akan terganggu meski ada penyesuaian anggaran.

Hal tersebut diungkapkan Meutya saat hadiri rapat kerja bersama Komisi I DPR pada Selasa (4/2).

"Saat ini ada kami, Wamen, para Dirjen, Insyaallah confident dengan komunikasi yang dibuka dengan Kemenkeu (Kementerian Keuangan) bahwa layanan publik dasar tidak ada terganggu. Insyaallah," kata Meutya.

Meutya menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan. Menurutnya, hal-hal dasar seperti penanganan pemblokiran konten negatif itu tetap harus dijalankan.

"Terkhusus dengan pengawasan ruang-ruang digital dalam kerangka kita memerangi judi online dan konten-konten negatif untuk anak dan masyarakat," ujarnya.

"Mungkin nanti Pak Ketua, dua-tiga bulan lagi kita akan lihat. Kalau toh memang ada sesuatu yang perlu kita sampaikan, perlu ada atensi dengan Komisi I, kita akan kembali sampaikan," sambungnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan Inpres nomor 1 Tahun 2025 tentang pemangkasan anggaran. Komdigi menjadi salah satu kementerian yang terdampak.

Jumlah efisiensi di Komdigi mencapai 58,17 persen. Nilainya mencapai Rp 4,49 triliun, dari total pagu awal untuk tahun 2025 sebesar Rp 7,73 triliun. Dengan begitu, pagu anggaran setelah efisiensi mencapai Rp 3,23 triliun