Anggaran KPK Tahun 2024 Rp 1,095 Triliun, Firli Bahuri Minta Tambahan Rp 249 M

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Ketua KPK Firli Bahuri mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 249 miliar untuk tahun 2024. Hal itu disampaikan Firli dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR.

Wakil Ketua Komisi III DPR Fraksi Golkar Adies Kadir menyebut bahwa pagu indikatif untuk KPK tahun anggaran 2024 ialah sebesar Rp 1.095.749.163.000. KPK meminta usulan tambahan anggaran sebesar Rp 249.668.818.000.

Sementara dalam paparannya, Firli menyebut bahwa anggaran tersebut diperlukan untuk meningkatkan sejumlah program prioritas KPK, khususnya pendidikan antikorupsi.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri memberi keterangan pers. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

"Kami sungguh berharap untuk bisa mensukseskan seluruh program prioritas maupun unggulan dalam rangka mewujudkan program prioritas nasional. Kami masih butuhkan anggaran sebesar Rp 249.668.818.000," ujar Firli dalam rapat dengan Komisi III, Rabu (7/6).

Firli menerangkan di 2024, KPK akan mengambil 4 dari 7 program prioritas nasional. Yakni memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan, meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, revolusi mental dan pembangunan kebudayaan, serta memperkuat stabilitas polhukam dan transformasi.

Adapun sejumlah program unggulan KPK di 2024 yakni:

  • Politik cerdas berintegritas

  • Pilkada bersih dan berintegritas

  • PAKU integritas

  • Melanjutkan program desa antikorupsi

  • Program kabupaten dan kota antikorupsi

  • Penyuluhan antikorupsi paksi dan ahli pembangun integritas

  • Anticorruption Film Festival

  • Program anti korupsi summit

"Program politik cerdas dan berintegritas. 2024 yang akan datang, kita ingin ajak seluruh anggota legislatif, calon kepala daerah dari 546 daerah baik provinsi, kota, kabupaten, akan ikuti pendidikan antikorupsi. Karena kami ingin tak ada lagi anggota legislasi, kepala daerah terlibat korupsi," papar dia.

"Ini terilhami saat kami bertemu dengan NCS CCDI, KPK-nya Republik Tiongkok. 10 tahun mereka bebaskan negaranya dari praktik korupsi. Apa yang dikerjakan? Tertibkan parpol. Menertibkan penyelenggara negara. Menertibkan BUMN. Untuk itu kami terpanggil laksanakan program ini dalam upaya pemberantasan korupsi," tandas dia.