Anggota DPR Ini Ingatkan: Mudik Boleh, Tapi Jangan Lupa Protokol Kesehatan
·waktu baca 1 menit

Presiden Jokowi telah menegaskan tahun ini masyarakat bisa mudik ke kampung halaman merayakan lebaran 2022. Namun, ada sejumlah syarat terkait vaksinasi yang harus dipenuhi sebelum menggunakan transportasi umum.
Anggota Komisi Kesehatan DPR Nur Nadlifah mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Sebab, sudah menerima booster bukan jaminan tak tertular COVID-19.
“Menurut saya protokol kesehatan, kita sebagai warga yang sadar atas kesehatan dan keselamatan diri sendiri. Kalau misalnya kendaraan umum hari ini sudah booster kan ndak perlu PCR antigen. Terus kalau baru vaksin pertama PCR, kedua antigen ini bagian upaya pemerintah untuk men-screening penumpang itu semua sehat,” kata Nadlifah saat dimintai tanggapan, Selasa (26/4)
“Ndak bisa dipungkiri meski sudah booster bisa kena, meskipun tidak berat,” imbuh Nadlifah.
Politikus PKB ini menekankan, masyarakat harus memanfaatkan momentum mudik lebaran 2022 ini dengan patuh protokol kesehatan.
“Prinsipnya kita sebagai masyarakat yang diberi kesempatan oleh pemerintah untuk bisa mudik harus memanfaatkan ini dengan benar. Sehingga idul fitri ini tidak ada gelombang baru,” pungkas legislator dapil Jateng ini.
Tahun ini Jokowi membeberkan ada 23 juta mobil yang mudik di Jawa serta ada 17 juta motor. Angka ini belum termasuk mudik via udara dan laut.
