Anggota Komisi I: Normalisasi RI-Israel Mungkin Jika Palestina Merdeka

kumparanNEWSverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi I F-Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi I F-Golkar Bobby Adhityo Rizaldi. Foto: Dok. Pribadi

Belakangan menghangat klaim media Jerusalem soal normalisasi hubungan Indonesia dan Israel. Isu pun sontak ramai, berbagai pejabat pemerintahan membantah hal tersebut.

Bahkan teranyar, Menlu Retno Marsudi menegaskan Indonesia tak berniat membuka hubungan diplomatik dengan Israel.

Anggota Komisi I DPR Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi ikut bersuara terkait polemik hubungan Indonesia-Israel itu. Menurutnya peluang normalisasi hubungan diplomatik tetap terbuka.

Namun, Israel wajib mentaati Arab Peace Initiatives atau prakarsa perdamaian arab.

"Hubungan tersebut memang dimungkinkan, akan tetapi setelah Israel mematuhi dan melaksanakan semua yang tertuang dalam Arab Peace Initiatives, di mana Israel harus melepas okupansinya dan mundur dari Gaza, West Bank, dataran tinggi Golan dan Lebanon," kata Bobby saat dimintai tanggapan, Jumat (18/12).

Bobby menegaskan, sebelum hal tersebut dilakukan, tidak ada celah untuk melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel.

Kerusuhan Tentara Israel dengan warga Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa di Kota Tua Yerusalem, Minggu (11/8). Foto: AFP/AHMAD GHARABLI

"Sesuai konstitusi kita yang tidak setuju adanya penjajahan di muka bumi ini, untuk normalisasi hubungan diplomatik bilateral RI - Israel," papar Bobby.

Lebih lanjut, Bobby berpendapat, sikap itu juga sesuai dengan perjuangan Indonesia sebagai Dewan Keamanan (DK) PBB yang akan berakhir Desember 2020.

Atas dasar itu, ia merasa pesimis jika ada pejabat Indonesia yang berada di posisi mendukung normalisasi hubungan Indonesia-Israel.

"Sehingga rasanya tidak mungkin ada pejabat pemerintah RI yang berbeda posisinya dalam hal wacana normalisasi hubungan RI-Israel ini," pungkas Legislator dapil Sumsel itu.