Anggota Komisi III soal Penembakan Polisi oleh TNI: Memilukan dan Memalukan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat kerja dengan Jaksa Agung Republik Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024)  Foto: Haya Syahira/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti rapat kerja dengan Jaksa Agung Republik Indonesia di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2024) Foto: Haya Syahira/kumparan

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menyoroti kasus penembakan terhadap tiga orang polisi yang sedang bertugas membubarkan judi sabung ayam di Lampung. Ia memandang hal tersebut sebagai hal memalukan karena pelaku merupakan prajurit TNI.

“Peristiwa yang saya kira memilukan sekaligus memalukan, terjadi kemarin yang saya sampaikan ke teman-teman di Lampung oleh oknum TNI, ini memang problem saya kira,” kata Rudianto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/3).

Rudianto menyampaikan duka cita atas gugurnya tiga polisi tersebut. Ia menyerukan agar pelaku bisa dihukum setimpal dengan apa yang diperbuatnya.

“Siapa pun yang terlibat harus diproses perbuatannya, harus disanksi tegas. Hukuman harus diberikan setimpal dengan perbuatan. Karena ini sangat-sangat ya barbar,” pungkasnya.

kumparan post embed

Tiga anggota Polres Way Kanan Lampung tewas saat menggerebek judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Senin (17/3) pukul 16.50 WIB.

Mereka yang tewas adalah Iptu Lusiyanto Kapolsek, Bripka Petrus dan Bripda Ghalib.

Iptu Lusiyanto merupakan Kapolsek Negara Batin Polres Way Kanan. Ia dan dua polisi lainnya tewas ditembak. Sementara pelaku penembakan sudah ditangkap.