Anggota Polda Bengkulu Positif Corona Bertambah 3, Riwayat dari Setukpa Polri

Usai Mantan Kapolda Bengkulu, Irjen Supratman, dinyatakan positif terinfeksi corona pada 9 Mei 2020 lalu. Kasus positif COVID-19 di Polda Bengkulu bertambah tiga orang.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni didampingi Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bengkulu Jaduliwan mengatakan, ketiga orang tersebut sebelumnya sempat menjalani rapid test sepulang dari pendidikan Setukpa Lemdikpol di Sukabumi, dan dinyatakan non-reaktif. Tapi, 14 hari kemudian mereka di tes ulang dan hasilnya reaktif.
"Ini masuk dalam cluster aparat penegak hukum dan 1 kelompok dengan kasus 8. Waktu itu sempat rapid test dan hasilnya non reaktif, kemudian kita lakukan pemeriksaan lanjutan dan hasilnya reaktif, setiap reaktif kita lakukan tes swab dan hasilnya keluar dari BBLK Palembang bahwa ketiganya positif," kata Herwan, Sabtu (16/5).
Herwan menjelaskan, kasus tambahan nomor 54, 55, dan 56 ini seluruhnya berjenis kelamin laki-laki dan berasal dari Kota Bengkulu. Ketiganya saat ini berstatus sebagai orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Bengkulu.
"Mereka semua adalah OTG dan saat ini menjalani perawatan dan isolasi di RS Bhayangkara Bengkulu," ujar Herwan.
Sebelumnya, Eks Kapolda Bengkulu yakni Irjen Pol Supratman, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno dan Kabid Dokkes Polda Bengkulu, serta seorang anggota Polda Bengkulu dinyatakan positif COVID-19 pada 11 Mei.
Herwan mengaku, dengan bertambahnya 3 orang kasus konfirmasi positif di Bengkulu, total kasus saat ini mencapai 56 dengan rincian Kota Bengkulu 33 kasus, Bengkulu Tengah 1 kasus, Kepahiang 4 kasus, Bengkulu Selatan 6 kasus, Seluma 2 kasus, Kaur 4 kasus, Bengkulu Utara 5 kasus, dan Mukomuko 1 kasus.
"Total kasus kita saat ini mencapai 56 kasus, kita berharap ke depan tidak ada lagi penambahan," harapnya.
Terkait jumlah sampel swab yang telah diperiksa, Herwan mengatakan jumlah mencapai 690. Ratusan sampel swab tersebut tersebar di wilayah Kabupaten/kota Provinsi Bengkulu dengan rincian Kota Bengkulu 573 sampel, Mukomuko 22 sampel, Kepahiang 28 sampel, Bengkulu Utara 9 sampel, Rejang Lebong 8 sampel, Bengkulu Selatan 29 sampel, Seluma 4 sampel, Kaur 14 sampel, Lebong 1 sampel, dan Bengkulu Tengah 2 sampel.
"Sejauh ini sudah 690 sampel yang diperiksa, 56 orang dinyatakan positif," tutur Herwan.
Sementara itu, masih ada 400 sampel dari tes swab yang belum diperiksa. Sampel terbanyak terdapat di RSUD M Yunus Bengkulu yakni 244 sampel, sementara sisanya dari RS rujukan dan Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu.
"Total sampel swab yang belum di periksa mencapai 400 sampel, sebanyak 265 di Universitas Andalas Padang, dan sisanya ada di BBLK Palembang," ungkapnya.
Ia berharap, dalam waktu dekat ini Laboratorium RSUD M Yunus Bengkulu bisa melakukan pemeriksaan PCM dan PCR. Dengan begitu dalam 1 hari mampu memeriksa sampel swab sebanyak kurang lebih 100 sampel untuk dilakukan pengujian.
"Saat ini kita memiliki 4.800 reagen dan cartridge, dalam waktu dekat pengujian sampel swab segera dilakukan secara mandiri," tutupnya.
*****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
*****
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
