Anggota TNI yang 3 Kali Tikam Istri hingga Tewas Ditangkap di Bandara Kualanamu

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lokasi oknum TNI di Deli Serdang, Sumut, bunuh istrinya.  Foto: Tri Vosa Fabiola Ginting/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Lokasi oknum TNI di Deli Serdang, Sumut, bunuh istrinya. Foto: Tri Vosa Fabiola Ginting/kumparan

Anggota TNI dari Kodam I Bukit Barisan bernama Serma Tengku Dian Anugerah yang menikam istrinya sendiri, Astri Gustina Yolanda (34), hingga tewas, telah ditangkap.

Penangkapan dikonfirmasi oleh Kapendam I Bukit Barisan Kol. Inf. Asrul Harahap.

“Pukul 10.45 WIB Tim Pomdam I/BB dipimpin Kapten CPM Hendra Yuwono Dansub Denpom I/3 Lubuk Pakam melakukan penangkapan terhadap pelaku Atas Serma Tengku Dian Anugrah,” kata Asrul kepada kumparan, Rabu (23/7).

“Penangkapan dilakukan di Parkiran A di depan KFC Bandara KNIA Deli Serdang) dan langsung dibawa ke Pomdam I/BB guna dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Asrul menyebut, dugaan sementara, saat ditangkap Dian hendak kabur.

“Indikasinya iya (mau kabur),” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, Dian menikam istrinya sebanyak tiga kali.

“Tiga luka tusukan, di dada, leher, tangan,” kata Asrul.

Soal alat yang digunakan untuk menikam korban, kata Asrul, masih dilakukan penyelidikan.

“Belum, belum masih proses pemeriksaan masih investigasi,” kata dia.

“Kita visum (korban). Belum bisa kita pastikan alatnya,” jelasnya.

Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Asrul Harahap. Foto: Dok. Istimewa

Asrul belum membeberkan lebih rinci detail kejadian tersebut. Katanya, penyidik sedang bekerja.

Pantauan di lokasi kejadian yakni Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, sejumlah penyidik dari Kodam I Bukit Barisan sedang melakukan pengecekan.

Membunuh Pakai Sangkur

Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Hutabarat yang turun ke lokasi menuturkan dari informasi yang diterima kepolisian alat yang digunakan untuk menikam korban adalah sebuah sangkur.

“Iya (anggota TNI bunuh istri), informasinya (dibunuh) pakai sangkurnya,” kata Kapolsek Sunggal Kompol Bambang G Hutabarat di lokasi.

“Tadi pagi katanya, informasi lengkap belum saya dapat,” jelasnya.