Angin Kencang Landa Magelang, Pohon Tumbang dan Atap Rumah Beterbangan

Angin kencang melanda empat desa di kawasan Magelang, Jawa Tengah, Minggu (20/10) malam. Akibatnya, sejumlah pohon tumbang dan atap-atap rumah beterbangan.
Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto menyebut, angin kencang itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB di beberapa titik. Ada empat desa yang terdampak yakni Desa Ketundan Kecamatan Pakis, desa Pogalan kecamatan Pakis, desa Kenalan kecamatan Pakis, dan desa Wonolelo kecamatan Sawangan.
Untuk desa Ketundan ada 4 dusun yang terdampak, yakni Dusun Krembyungan, Dusun Kecitran, Dusun Ketundan, dan Dusun Kiyudan. Edy menyebut angin kencang di kawasan ini menyebabkan tertutupnya akses jalan Dusun Krembyungan menuju Dusun Pogalan dan Dusun Wekas.
"Di Desa Ketundan ada 5 rumah tertimpa pohon tumbang," ujar Edy dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Senin (21/10).
Untuk Desa Pogalan, angin kencang terjadi di Dusun Kekoan yang menyebabkan robohnya rumpun pohon bambu di kawasan tersebut. Akibatnya akses jalan dusun tertutup.
Di Desa Kenalan, ada 2 dusun yang terdampak yakni Dusun Kenalan dan Dusun Kedakan. Akses jalan di kawasan tersebut juga tertutup karena ada pohon tumbang.
Kemudian di Dusun Pelem, Desa Wonolelo, angin kencang tidak hanya menumbangkan pohon, namun juga merusak garasi. Akses jalan Dusun Pelem dari dan ke Dusun Swanting tertutup karena angin kencang tersebut.
Edy menyebut, timnya langsung menuju lokasi saat mendapat laporan adanya angin kencang. Namun karena angin kencang belum juga mereda, tim baru mulai bisa membuka akses jalan sekitar pukul 21.00 WIB.
"Pukul 22.01 WIB warga Dusun Kekoan, Desa Pogalan, Kecamatan Pakis, kurang lebih 50 orang berkumpul di lapangan dan warga dituntun menuju Balai Desa Pogalan agar lebih aman," ujar Edy.
